Era ‘Social Distancing’ Aktifitas Kantor Tetap Jalan via ‘Teleconfrence’ di P3E SUMA KLHK

Tulisan ini adalah kiriman dari Citizen, isi tulisan sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis.
Laporkan tulisan

Terkini.id,-Makassar, Sesuatu hal yang biasa dikala Pimpinan suatu Instansi melakukan rapat internal bersama jajarannya.

Namun hal ini menjadi suatu tantangan apabila ingin melaksanakan rapat namun terkendala jarak serta adanya kebijakan dari Pemerintah tentang Social Distancing mengenai Work From Home (WFH).

Hal senada menurut Kepala Pusat Pengendalian Pembangunan Ekoregion Sulawesi dan Maluku (P3E SUMA), Dr.Ir.Darhamsyah, M.Si adalah dengan memulai mengurangi aktivitas di luar rumah namun tetap menjalankan aktivitas kantor di rumah

Teknik yang diaplikasikan oleh kantor ini merupakan tindak lanjut dari arahan Work From Home oleh Presiden Jokowi, seperti yang pernah dimuat sebelumnya di Terkini.id (Presiden Jokowi: Sekolah di Rumah, Kerja dari Rumah dan Tunda Kegiatan yang Mengumpulkan Massa, Hasbi Zainuddin, pada Minggu 15 Maret 2020).

Dengan memakai layar lebar , teknik rapat pertemuan jarak jauh dilakukan bersama seluruh teman teman kantor dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

Baca juga:

Dalam tampilan Teleconfrence pada Rabu, 18 Maret 2020 dalam rapat yang dipimpin langsung oleh Kepala Pusat P3E SUMA ini diikuti oleh beberapa Kabid dan Kasubid.

Tampak pertemuan jarak jauh yang sedang berlangsung lancar tanpa kendala melalui sebuah laptop yang terhubung dalam tampilan layar monitor berukuran cukup besar.

“Hambatan hampir tidak ada , karena memakai teknologi yang ada, untuk Video Call yang terbatas cukup memakai WA standar sebanyak hanya 4 orang.

Namun jika membutuhkan banyak maka kami memakai Teleconvrece Video Call (TVC)

Dapat diakses mulai dari 2 (dua) hingga 3 (tiga) orang dan bisa mencapai hingga 100 orang.

‘Disinilah dibutuhkan kepiawaian dalam memimpin rapat, dengan cara seperti peserta yang akan berbicara dapat mengangkat tangannya,” ujar Darhamsyah.

Disamping itu juga , rupanya ada juga makna yang terkandung dari bencana Corona Virus/Covid-19 ini, (Blessings From Disaster)

Kita dapat memulai sesuatu hal yang baru dengan belajar dan bekerja dari jarak jauh.

Seperti system pembelajaran secara tidak langsung, melalui teknik Diklat E-learning bagi teman teman di kantor yang mengikuti Diklat atau Pelatihan.

Banyak biaya dan anggaran yang bisa dihemat melalui cara bertatap muka secara tidak langsung, seperti yang berlangsung saat ini.

Dapat menghemat anggaran Negara terkait pertemuan jarak jauh ini hingga pengurangan tingkat emisi semakin rendah karena tingkat mobilitas warga yang memakai kendaraan makin berkurang.

Kedepannya hal ini harus tetap dijalankan nantinya.

“Hal ini juga merupakan salah satu upaya dampak mengurangi stres. Dimana kita ketahui Stress adalah suatu reaksi terhadap sesuatu yang memaksa untuk mengadaptasikan diri,” kata Darhamsyah yang juga merupakan salah satu Coach Internasional dan berlisensi CMt ( Certified Master Trainer) dan CT NNLP (Certified Trainer Neo Neuro Linguistic Programming).

Dalam ilmu psikologi manusia, Jenis stress ada dua, yaitu:

Eustress, yaitu hasil dari respon terhadap stress yang bersifat sehat, positif, dan konstruktif (bersifat membangun).

Ada juga Distress, yaitu hasil dari respon terhadap stress yang bersifat tidak sehat, negatif, dan destruktif atau bersifat merusak.

Distress yang bersifat negatif membawa dalam suasana tertekan, tidak menyenangkan, menguras tenaga, menurunkan kinerja, dapat berjangka panjang atau pendek.

Sedangkan Austress sifatnya membawa dalam suasana semakin kuat dan memperkuat daya tahan kita.

Berikut contoh Eustress diantaranya, tergantung pada bagaimana seseorang merasakan menonton film yang menegangkan, ikut latihan fisik atau berolahraga ekstrem, hingga sesuatu yang tidak bisa dihindari dan tetap harus dijalani.

“Dalam manusia itu diberikan kelebihan berupa tekad dan potensi untuk bisa eksis dalam hidup dan mengelola wilayahnya. Semakin besar tekanan yang diterima, maka tekanan balik berupa Motivasi diri dan semangat itu semakin tumbuh,” pungkas Dr.Ir Darhamsyah, M.Si, CMt, NNLP yang juga penulis buku Enjoy Life with Eco Life diakhir pertemuan siang tadi.

Komentar

Rekomendasi

BBKSDA Sulsel Gelar Webinar Meretas Jalan Satwa Liar Kembali ke Alam Dimasa Pandemi

Cek Fakta, Sempat Viral di Medsos Ini Akhirnya

Objek Wisata Mangrove Lantebung di Lirik Prof Yusran

Menteri LHK: Pemda Berperan Penting Atasi Perubahan Iklim

Diskusi Internasional, Menteri Siti Bicara Peran Penting Pemda Atasi Perubahan Iklim

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar