Erick Thohir Tegaskan BLT Rp 600 Ribu per Bulan Tak Berlaku untuk PNS

Menteri BUMN Erick Thohir. (Foto: Dailynewsindonesia)

Terkini.id, Jakarta – Menteri BUMN Erick Thohirmenegaskan bahwa bantuan langsung tunai (BLT) dari pemerintah sebesar Rp 600 ribu per bulan tak berlaku bagi PNS maupun pegawai BUMN.

Erick Thohir mengatakan bahwa rencana BLT dari pemerintah tersebut hanya dikhususkan bagi pegawai non PNS dan BUMN, dengan penghasilan di bawah Rp 5 juta per bulan.

“Fokus bantuan pemerintah kali ini adalah 13,8 juta pekerja non PNS dan BUMN yang aktif terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan dengan iuran di bawah Rp 150 ribu per bulan atau setara dengan gaji di bawah Rp 5 juta per bulan,” kata Erick Thohir, Kamis, 6 Agustus 2020 seperti dikutip dari Kontan.co.id.

Sebelumnya, Pemerintah lewat Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengatakan tengah mengkaji pemberian bantuan kepada para pegawai yang bergaji di bawah nominal angka Rp 5 juta per bulan.

Sri Mulyani mengungkapkan, bantuan tersebut akan diberikan kepada sekitar 13 juta pegawai di Indonesia yang bergaji bulanan di bawah Rp 5 juta.

Menarik untuk Anda:

“Pemerintah sedang mengkaji pemberian bantuan gaji kepada 13 juta pekerja yang mendapatkan yang memiliki upah di bawah Rp 5 juta,” kata Sri Mulyani di Jakarta, Rabu, 5 Agustus 2020 seperti dilansir dari detikcom.

Adapun anggaran yang telah disiapkan pemerintah terkait bantuan tersebut, kata Sri Mulyani, yakni berkisar Rp 31,2 triliun.

Ia pun berharap dengan adanya bantuan tersebut bisa mempercepat proses pemulihan ekonomi nasional (PEN).

“Ini akan memakan Rp 31,2 triliun, berbagai langkah ini karena sampai agustus ini memang penyerapan PEN masih dirasa perlu ditingkatkan,” ujar Sri Mulyani.

Kebijakan itu sebelumnya juga telah dibahas pada rapat terbatas tentang Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional di Istana Kepresidenan.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Angin Puting Beliung Terjadi di Cirebon, Dua Warga Dikabarkan Terluka

Merinding, Pekerja Salat di Atas Crane Tinggi Viral di Medsos

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar