Event Fashion Terbesar di Indonesia Timur Hadir Kembali

Soft Launching FEMME & Celebes Beauty Fashion Week 2017 di Four Point by Sheraton Makassar

MAKASSAR – International Women Exhibition “FEMME” yang ke 12 kalinya persembahan dari 3 Production akan hadir menyapa masyarakat Sulawesi Selatan dengan warna tersendiri dalam perkembangan fashion tanah air. FEMME berupaya untuk ikut memberikan kontribusi, dan berusaha dalam mengembangkan peningkatan usaha bagi pelaku UKM. Selain itu juga, FEMME ikut menyambut program pariwisata Sulawesi Selatan dengan mengangkat tenun ikat sebagai budaya lokal Sulawesi Selatan untuk dikembangkan, dan diolah kembali mengikuti perkembangan trend fashion oleh para designer ternama. 

Chairwomen FEMME, Icha A.Z. Lili saat konferensi pers pada Senin, 13 Februari 2017 mengatakan ajang pameran terbesar di Indonesia Timur, FEMME merupakan event yang sudah ke 12 kalinya dihelat. Pagelaran FEMME 2017 akan menghadirkan 50 desainer nasional, dan 15 desainer lokal. Mereka semua akan mengangkat kain tradisional Sulawesi Selatan sebagai busaha fashion yang disukai para generasi masa kini.

“FEMME 2017 tahun ini mengangkat tema Generation of Cultural. Ini sebagai wujud pembuktian bahwa kebudayaan akan terus diwariskan kepada generasi melalui industri fashion”, ujarnya.

Baca :Puluhan Model Nasional & Lokal Siap Hentakkan Runway Fashion FEMME & CBFW 2017

Icha menambahkan, FEMME ke 12 tahun ini akan diselenggarakan pada 29 Maret hingga 2 April 2017 bertempat di Hotel Four Point by Sheraton. Tahun ini, FEMME akan dikolaborasikan dengan Celebes Beauty Fashion Week.

“FEMME tahun ini menghadirkan nuansa yang berbeda, unik dan tentunya trend terbaru. Hal inilah yang membuat masyarakat senantiasa menantikan hadirnya event FEMME dan Celebes Beauty Fashion Week”, tambahnya.

Ajang fashion terbesar di Kawasan Indonesia Timur yang bekerjasama dengan Dinas Pariwisata Kota Makassar ini akan menghadirkan 300 brand, 15 slot fashion show, dan dua panggung utama. Adapun target kunjungan FEMME 2017 tahun ini adalah 55.000 orang. Beberapa desainer ternama tanah air akan tampil mempersembahkan karya-karya mereka seperti Ida Noer Haris, Prio Oktaviano, Ivan Gunawan, HengkyKawilarang, Oki Setiana Dewi, Rudi Chandra, Defrico Audy, Ayudhandari, Malik Mustaram, Adji Notonegoro, Lenny Agustine, Harie Ibrahim, Jenny Ang, Chintami Atmanegara, Erdan dan masih banyak lagi.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Makassar, Rusmayani Madjid dalam sambutannya mengatakan pagelaran FEMME, dan Celebes Beauty Fashion Week pada setiap tahunnya mampu menggaet wisatawan ke Makassar. FEMME juga mejadi wadah promosi wisata dan segala potensi yang dimiliki Kota Makassar pada khususnya, dan Sulawesi Selatan pada umumnya.

Baca :Ayo, Menghitung Hari Menuju FEMME & Celebes Beauty Fashion 2017

“Kita harapkan agar FEMME, dan Celebes Beauty Fashion Week ini dapat menjadi ruang untuk berpromosi bahwa Makassar juga masuk sebagai kota wisata fashion”, ujar Kadis Pariwisata cantik ini.

Sementara Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Deskranasda) yang juga sebagai ketua PKK kota Makassar, Indira Jusuf Ismail dalam sambutannya menyampaikan pihaknya siap support. Bahkan Deskranasda kota Makassar juga akan tampil memamerkan segala industri kreasi yang dimiliki Makassar seperti industri eceng gondok, batik lontara, perak dan indistri kreatif kota Makassar lainnya. Indira juga berharap kedepannya FEMME bisa menggandeng fashion lokal.

Ketua Asosiasi Perancang Pengusaha Mode Indonesia (APPMI) Sulawesi Selatan yang juga ketua IWAPI Sulsel, Ida Noer Haris yang turut hadir saat Soft Launcing FEMME 2017 mengatakan FEMME itu adalah ajang dimana seluruh karya anak bangsa ditampilkan. Ida juga mengkritik pemerintah, dan pelaku industri kreatif di Sulawesi Selatan. Pasalnya kurang koordinasi antara pemerintah dan pelaku industrinya, sehingga pelaku usaha kreatif di daerah ini mengalami kelambatan.

“APPMI berharap kedepannya industri kreatif bisa menjadi unggulan Indonesia. FEMME bisa menjadi tempat belajar bagi para pelaku industri kreatif”, ujarnya.

Baca :Triawan Munaf terbang ke Makassar tinjau pameran Femme 2017

Ida juga mengajak masyarakat Indonesia untuk memajukan industri kreatif tanah air. Harapannya juga agar para pecinta fashion bukan hanya menjadi penonton saja, tetapi jadilah pengguna atau pemakai fashion.

Echa Panrita Lopi