Fakta Traveling dan pengaruhnya bagi dunia pariwisata

sumber:instagram.com/adityasatriadi

Terkini.id, – Traveling merupakan kegiatan yang paling disenangi banyak orang karena sifatnya membuat jiwa menjadi senang dan pikiran menjadi segar atau refreshing. Belakangan traveling seolah-olah menjadi gaya hidup dan suatu keharusan sebagai pembuktian diri untuk memuaskan hasrat petualang atau sekedar menikmati waktu libur bersama orang terdekat, kekasih, keluarga atau dengan teman.

Fakta menarik, traveling bukan lagi sekedar refreshing tetapi menjadi sebuah presentasi diri seseorang ke dunia bahwa apa yang dilakukannya adalah menarik untuk dilihat banyak orang.

Penelitian terbaru dari University of Georgia menemukan fakta baru bahwa kebanyakan orang melakukan kegiatan traveling hanya untuk mendapatkan status “like” di media sosial baik Facebook, Instagram atau media sosial lainnya.

Survey yang dilakukan oleh Travel and Leisure, mengungkapkan hal tersebut setelah melakukan survey dari 758 wisatawan atau pelancong yang bepergian ke Kuba dan alasan mereka memilih destinasi tersebut untuk didatangi. Peneliti memilih Kuba karena merupakan daerah yang baru untuk kunjungan pariwisata dunia, meskipun Kuba telah menjadi daerah yang cukup berkembang untuk pariwisata tetapi hanya sebagian besar orang Amerika yang mengunjungi wilayah tersebut.

Pantai Kuba. Foto Pixabay

Bagi peneliti, pulau Kuba menjadi salah satu daerah wisata yang ditemukan orang melalui media sosial. Menariknya juga para peneliti mengamati pelancong tentang apa yang menjadi daya tarik mereka untuk berkunjung dan kapan berencana untuk berkunjung lagi.

Dari hasil survey yang dilakukan oleh peneliti tersebut mengungkapkan wisata yang tergolong baru menjadi faktor yang menarik para pengunjung untuk mengunjunginya seperti Kuba contohnya.

Bagi mereka yang tidak tertarik untuk mengunjungi tempat-tempat wisata baru kebanyakan mereka adalah orang-orang yang tidak memantau perkembangan di dunia maya atau tidak suka mengunggah foto kegiatan pribadinya dan atau tidak tertarik dengan media sosial.

Terungkap bahwa foto-foto yang diunggah di media sosial sangat berpengaruh besar terhadap potensi wisata suatu daerah dan menjadi kesempatan yang sangat baik untuk meningkatkan pariwisata dengan hanya memposting diri sendiri atau orang lain saat mengunjungi destinasi wisata tersebut terutama karena traveling menjadi sebuah tren populer di berbagai media sosial.

Bak surga dunia, inilah keindahan Pantai Mandala Ria yang tak diketahui orang (terkini.id/diva alodia)

Kegiatan traveling harus menjadi selaras dengan program pemerintah untuk meningkatkan wisata di daerah, jika hanya dengan memposting foto diri ketika mengunjungi daerah wisata tertentu akan berpengaruh besar terhadap peningkatan potensi kunjungan wisata di daerahmu, maka jangan pernah bosan posting foto daerah wisatamu ya….

Berita Terkait