Filmnya Kalah Jauh dari ‘A Man Called Ahok’, Ini Komentar Hanum Rais

Perbandingan rating film 'A Man Called Ahok' dan 'Hanum & Rangga' menurut IMDB

Terkini.id – Setelah dirilis bersamaan 8 November 2018, film yang berkisah tentang Basuki Tjahaja Purnama yakni ‘A Man Called Ahok’ dan film besutan Hanum Rais yakni ‘Hanum & Rangga’, bersaing ketat meraih penonton.

Pada akhir pekan kemarin, terlihat jumlah penonton ‘A Man Called Ahok’ unggul jauh di banding ‘Hanum & Rangga.

Persaingan dua film ini ramai diperbincangkan warget gegara terkait dengan dua kubu yang sering berlawanan. Yakni, kubu pendukung Ahok dan Hanum Rais (Anak Amin Rais, simpatisan aksi 212).

Berdasarkan data terbaru yang dirilis sejumlah studio, hingga Senin 12 November, film ‘A Man Called Ahok berhasil mengungguli Hanum & Rangga dengan capaian 587.747 tiket terjual.

Menarik untuk Anda:

Dengan asumsi harga satu tiket sebesar Rp35 ribu, maka film yang diangkat dari buku karya Rudy Valinka tersebut memperoleh pendapatan box office lebih dari Rp20 miliar.

Sedangkan pesaingnya, yakni ‘Hanum & Rangga’, menjual 201.378 tiket atau dengan asumsi perolehan sebesar sekitar Rp7 miliar.

Komentar Hanum Rais

Hanum Rais ikut berkomentar soal penjualan ‘A Man Called Ahok’ yang mengalahkan film tentang dirinya, ‘Hanum & Rangga’.

Komentarnya itu terlihat saat dia mengomentari pertanyaan netizen tentang penonton film ‘Ahok’ yang penuh di bioskop-bioskop.

Melalui kolom komentar, Hanum menulis begini:

“Biarin aja mba hehe, saya sudah lama di dunia buku difilmkan tahu banget kok gimana caranya borong bookingan seats teater tiket dibeli sendiri lalu capture aplikasi cinemanya lalu share bahwa soldout. Kami tidak mungkin melakukan itu karena kami tidak memiki dana untuk melakukan hal tersebut dan mengapa harus membohongi diri sendiri hehe.”

Komentar Hanum di instagram tersebut sudah dihapus. Namun, tangkapan layarnya diunggah kembali oleh akun @niluhdjelantik.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Dibintangi Vino Bastian, Luna Maya Bocorkan Film “Sabar Ini Ujian”

Diproduksi 2019, Kisah Serial TV di Jerman Ini Sangat Mirip dengan Pandemi Covid-19

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar