Formatur Ketua dan Sekretaris KNPI Tinggimoncong Menyayangkan Perlakuan Oknum Juru Parkir Hutan pinus Malino

Tulisan ini adalah kiriman dari Citizen, isi tulisan sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis.
Laporkan tulisan

Terkini.id, Makassar-Selasa 17 November 2020 calon pengurus KNPI DPK Tinggimincong mengadakan rapat persiapan pelantikan, yang berlokasi di Hutan Pinus Malino.

“Seperti biasa sebelum masuk di lokasi rapat, terlebih dahulu Calon Pengurus KNPI DPK Tinggimoncong diwakili oleh satu orang melapor ke Pihak Pengelola guna meminta ijin agar diperbolehkan rapat dilokasi tersebut,” ujar Muh. Fahri selaku Ketua Panitia pelantikan KNPI DPK  Tinggimoncong.

Fahri melanjutkan, ini bukan kali pertama mereka rapat ditempat tersebut. Oleh karenanya, mereka kaget ketika selesai rapat dan bergegas untuk pulang ada Oknum Juru Parkir yang menegur dan  berkata kasar, ia mengatakan  ‘Manna pole tau rinnikomae bayar tongi sisakbu parkirnu Tailaso’.

Ucapan tersebut sangat menyinggung dan disayangkan oleh Ketua Formatur KNPI Tinggimoncong M. Arfah, sahutnya kalau memang diharuskan membayar kami akan bayar. 

Ia melanjutkan, masalahnya pada saat awal berkomunikasi dengan Pengelola tidak menyampaikan hal tersebut, sehingga ia berkesimpulan tidak perlu lagi membayar. Ini juga bukan kali pertama KNPI DPK Tinggimoncong mengadakan rapat disana.

Menarik untuk Anda:

“Kedepan semoga ini dapat menjadi bahan pembelajaran dan evaluasi semua pihak. Sebab kata-kata kasar yang diucapkan Oknum Juru Parkir tersebut telah mengenyampingkan budaya malu (siri), memancing konflik  dan juga berpotensi pidana,” Ujar M.Yunus selaku Formatur Sekretaris KNPI Kecamatan Tinggimoncong

Berdasarkan pasal 351 KUHP, tiap-tiap penghinaan dengan sengaja yang tidak bersifat pencemaran atau pencemaran  tertulis yang dilakukan terhadap seseorang, baik dimuka umum dengan lisan atau tulisan, maupun dimuka orang itu sendiri dengan lisan atau perbuatan, atau dengan surat yang dikirimkan atau diterimakan kepadanya, diancam karena penghinaan ringan dengan pidana penjara paling lama empat bulan dua minggu atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah.

Lebih lanjut Yunus mengatakan bahwa, sebagai daerah wisata pelayanan yang baik dan santun akan menjadikan setiap orang yang berkunjung akan merasa nyaman. Sebab Kecamatan Tinggimoncong khususnya Malino adalah daerah kunjungan wisata, maka sudah sepatutnya semua pihak berbenah.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Test Swab Tidak Menyakitkan, Ketika Alatnya Masuk, Geli!

Berhasil Dapat 9 Pencapaian, FKIP UIM Gelar Syukuran

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar