Formulir C1 KPU Kembali Ditemukan Sudah Terisi di Kecamatan Bontoala

KPU DKI Jakarta dan Bawaslu DKI Jakarta meninjau cetakan surat suara Pilgub DKI Jakarta di PT Adi Perkasa, di Jalan Adipura Makassar, Senin 9 Januari 2017 /Nasruddin

Terkini.id, Makassar – Menjelang Pilkada serentak, situasi di Kota Makassar mulai memanas. Formulir C1 pemilihan Gubernur Sulawesi Selatan milik KPU ditemukan sudah terisi. Sebelumnya, formulir C1 pemilihan Wali Kota Makassar juga ditemukan sudah terisi.

Lokasi penemuan sama. Di Kelurahan Parang Layang, Kecamatan Bontoala, Kota Makassar, Senin malam 25 Juni 2018.

Formulir tersebut ditemukan di 9 TPS. Telah ditandatangani oleh anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS). Tetapi namanya tidak dicantumkan di dalam surat C1 tersebut.

Dalam surat C1 itu, pasangan Nurdin Halid-Aziz Qahhar Mudzakkar (NH-Aziz) mendapat 100 suara, Agus Arifin Nu’mang-Tanribali Lamo (Agus-TBL) mendapat 9 suara, Nurdin Abdullah-Andi Sudirman Sulaiman (Prof Andalan) sebanyak 20, dan Ichsan Yasin Limpo-Andi Mudzakkar (IYL-Cakka) sebanyak 90 suara

Surat suara yang sah berjumlah sebanyak 215 dan yang tidak sah sebanyak 4 suara.

Hingga kini, temuan tersebut masih diproses di Panwaslu Kota Makassar.

Natspul sebagai pelapor dalamĀ  kasus ini mengatakan, tindakan ini bisa mencederai demokrasi. “Saya yang menemukan kasus ini dan langsung saya laporkan ke pihak terkait,” ungkapnya.

Formulir C1 hanya bisa diisi setelah pencoblosan dan penghitungan suara digelar. Pengisiannya pun harus disaksikan oleh saksi pasangan calon.

Berita Terkait
Komentar
Terkini