Forum Kabupaten Sehat Siap Pertahankan Swasti Saba Wistara

Forum Kabupaten Sehat Siap Pertahankan Swasti Saba Wistara

Terkini.id, Bulukumba – Forum Kabupaten Sehat yang diketuai oleh H Patudangi bertekad mempertahankan penghargaan atau Swasti Saba Wistara yang diraih pada tahun 2017 yang lalu.

Penilaian Kabupaten Sehat atau Swasti Saba digelar setiap dua tahun sekali oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Menurut H Patudangi, Wistara merupakan level tertinggi dari penghargaan ini setelah level Padapa dan Wiwerda, sehingga tentunya penghargaan tersebut, akan dipertahankan bersama melalui sinergitas antara semua pihak.

“Penghargaan tersebut hanya stimulan, penambah semangat untuk berbuat lebih baik. Karena pada sesungguhnya penghargaan hanyalah sebuah konsekuensi logis dari kerja-kerja atau praktek baik yang telah dilakukan,” kata anggota DPRD dari Partai Gerindra ini.

Pekerjaan besar yang seharusnya dilakukan, tambah Patudangi, adalah bagaimana praktik-praktik baik dalam mendorong kehidupan masyarakat yang sehat terus dilakukan yang pada akhirnya menjadi budaya masyarakat secara luas.

Baca juga:

Hal senada disampaikan Wakil Bupati, Tomy Satria Yulianto, Ia sepenuhnya mendukung agar penghargaan Kabupaten Sehat terus dipertahankan dan indikatornya ditingkatkan.

Dikatakannya, pemerintahan itu harus sistematis dan konsisten berjalan dalam rel yang benar, tidak boleh levelnya naik turun, tahun ini dapat kemudian tahun depan lepas atau turun.

“Kinerja kita jangan seperti Roller Coaster, naik turun, tapi grafiknya harus terus meningkat. Jadi tidak ada rumusnya penghargaan tersebut lepas dari Kabupaten Bulukumba tahun 2019 nanti,” imbuh Tomy saat menghadiri rapat koordinasi Forum Kabupaten Sehat di Aula Bappeda, Kamis, 28 Juni 2018.

Tomy Satria : Kalau WTP bisa dipertahankan 6 kali, mengapa Kabupaten Sehat tidak bisa

Dirinya berharap OPD terkait memastikan indikator yang dicapai konsisten dan bahkan harus meningkat. Upaya mempertahankan itu tetap menjadi tanggungjawab OPD dengan melibatkan masyarakat.

“Kalau WTP bisa dipertahankan 6 kali, mengapa Kabupaten Sehat tidak bisa,” tantang Tomy kepada peserta rapat.

Esensi dari Kabupaten Sehat, lanjut Tomy, adalah upaya membangun peradaban baru yang sehat. Apabila gerakan Kabupaten Sehat ini sudah membumi dan menjadi pembiasaan masyarakat, maka tidak ada penghargaan yang bisa melebihi pencapaian dari kualitas hidup masyarakat sehat tersebut.

Di akhir sambutannya, Tomy mengkritik kebiasaan dari cara kerja aparat pemerintah yang last minute atau nanti bekerja saat mendekati penilaian.

Padahal esensinya bukan pada penilaian namun pada pembiasaan hidup sehat masyarakat, sehingga dibutuhkan pendampingan lebih awal dari OPD terkait.

Komentar

Rekomendasi

Kabar Baik, Seluruh PDP di Kabupaten Bulukumba Dinyatakan Sembuh

Dinas Perikanan Bulukumba Suplai Ikan Segar untuk Warga Baturapa

Wakil Bupati TSY Temui Warga Serahkan BLT

Tangkal Corona, Bank Mandiri Serahkan Bilik Semprot Antiseptik ke Pemkab Bulukumba

Jembatan Dusun Kassi Pute Lolisang Kajang Roboh, Ternyata Ini Penyebabnya

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar