Frame Insight Indonesia Bahas Peluang Marketing Lewat Aplikasi Tik Tok

Terkini.id, Makassar – Antusias warga Makassar terhadap aplikasi kekinian Tik Tok akhirnya benar benar terbukti dalam acara Frame Talk yang diselenggarakan oleh Frame Insight Indonesia di Warunk Upnormal, Jalan Andi Djemma, Makassar, Minggu, 26 Januari 2020.

“Undangan yang kami sebar, Alhamdulillah dihadiri 70% peserta memadati ruangan acara yang terdiri dari marketer, professional, bisnis owner dan pelaku UMKM,” ungkap Salim, Project Manager Frame Insight Indonesia.

Diawali dengan pemaparan singkat tentang generasi milenial dan generasi Z oleh Daeng Faqih yang juga Founder Frame Insight Indonesia, peserta semakin hanyut dengan penjelasan tren market di tahun 2020 yang disampaikan oleh Andi Mattuju.

Digital Strategis WMU Beauty ini membocorkan sebuah fakta bahwa Facebook dan Instagram organic saat ini reachnya menurun, salah satu solusi platform yang tren di tahun 2020 adalah Aplikasi Tik Tok, karena organic reachnya sangat baik dan engangement rate menembus 29%.

“Hal ini sangat masuk akal buat marketer untuk masuk membangun awareness untuk produknya. Lebih dari 1,5 miliar pengguna ditambah statistic engangemen rate yang sangat tinggi. Peluang memasarkan produk/jasa di Tik Tok sangat efektif,” kata Andi Mattuju.

Menarik untuk Anda:

“Mengingat usernya adalah Gen Z yang berusia 16-24 tahun sebagai calon pengguna produk/jasa anda masa akan datang. Jangan sampai mereka tidak mengenal anda,” terang pria yang akrab disapa Tetta ini.

Di sesi Frame Talk, selain membahas Tik Tok juga dibahas beberapa strategi lain yang dibongkar habis oleh narasumber dengan beberapa study case untuk mengoptimalkan penjualan seperti data jumlah pengunjung beberapa marketplace, pemilihan nano influencer untuk promosi, bahkan pembahasan model bisnis baru di kuliner bernama “Ghost Kitchen”.

“Materinya sangat menarik dan memberikan insight untuk strategi yang saya akan gunakan, sayang waktunya sangat terbatas berharap kegiatan ini ada kelanjutannya,” ujar drg. Uci, salah satu peserta yang juga merupakan pemilik bisnis klinik Gigi Uci.

Agar peserta semakin paham dan langsung praktek, Frame Insight Indonesia memfasilitasi kelas lanjutan bernama Kelas Karyawan di tanggal 9 Februari 2020 mendatang.

Kelas intensif selama 6 sesi pertemuan tersebut terbuka bagi yang ingin belajar digital marketing 4.0 dari strategi sampai optimasi, salah satu yang dinantikan adalah Tik Tok marketing.

“Detail infonya bisa dilihat di Official Instagram @frameindonesia_id,” ujar Salim.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Facebook Dinilai Biarkan Ujaran Kebencian, Adidas hingga Unilever Setop Pasang Iklan

Cerita Dosen ITB Bikin Ventilator Indonesia: Habiskan Waktu 6 Minggu, Tidur Cuma 4 Jam

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar