Gagal Ditangkap Dokter, Bayi Baru Lahir Tewas usai Jatuh ke Lantai

Ilustrasi bayi kecelakaan. (milaap.org)

Terkini.id, Argentina – Seorang bayi yang baru lahir, meninggal dunia gara-gara keluar dengan cepat dari rahim dan tak sempat ditangkap tim medis.

Bayi baru lahir tersebut akhirnya meninggal dunia karena dokter gagal menangkapnya.

Ayah sang anak tersebut, Claudio Mondragon mengungkapkan, dia menyaksikan tragedi tersebut saat istrinya, yakni Stefania (26) melahirkan putra mereka, Valentino di sebuah klinik di Argentina.

Bayi kecil tersebut menderita cedera kepala dan dilarikan ke rumah sakit spesialis di kota lain, tetapi dinyatakan meninggal saat di perjalanan.

Claudio yang berusia 29 tahun lalu menceritakan kejadian tersebut.

“Istri saya akan melahirkan bayi dan mereka (dokter) memintanya untuk mengedan dan dia melakukannya, sampai bayi keluar,” ucap Claudio.

“Dia (bayi) keluar dengan sangat cepat dan tidak ada yang menangkapnya dan dia jatuh ke lantai.

Perawat tidak punya waktu untuk menangkapnya dan dokter kandungan tidak bereaksi sama sekali.”

“Satu-satunya yang mereka lakukan adalah mengangkatnya dari lantai dan memasukkannya ke inkubator dan membawanya ke rumah sakit lain.”

Kecelakaan aneh itu terjadi Kamis sore 12 Desember 2019 lalu di klinik Sanatorio Pronto, di kota Gualeguaychu.

Bayi laki-laki itu meninggal diperjalanan menuju unit spesialis di Rumah Sakit San Roque, di Parana.

Investigasi telah dilakukan oleh jaksa penuntut setempat untuk menentukan apakah kematiannya adalah akibat kelalaian medis dan apakah ada orang yang harus menghadapi tuntutan pidana.

Valentino telah dimakamkan di pemakaman di kota asalnya orang tua di Urdinarrain.

Hasil autopsi menyimpulkan bayi laki-laki itu meninggal karena cedera kepala karena terjatuh.

Marina Soledad Berardo-Mondragon, kerabat dari pasangan yang berduka, memposting gambar pita hitam dengan nama Valentino di atasnya bersama balon putih di Facebook.

Foto itu disertai dengan tulisan bela sungkawa.

Teman-teman Claudio juga menyampaikan dukacita.

“Tetap kuat Claudio dan Stefania.

Saya harap mereka yang bertanggung jawab diperhitungkan atas apa yang terjadi,” ucapnya.

Komentar

Rekomendasi

Karena Terlalu Cantik, Tentara Wanita di AS Viral dan Disebut ‘Marinir Barbie’

Kisah WNI Asal Jawa Timur Bertahan Hidup di Arab Saudi

Trump Datang Berkunjung, India Bangun Tembok Tutupi Daerah Kumuh

Komentar Imam Besar Masjid New York Soal Muazin yang Ditikam di London

Menyentuh, Calon Dokter Cerita Kisahnya Dibesarkan oleh Ayah Down Syndrome

Ditembak Tentara Israel, Bocah Palestina Ini Harus Kehilangan Mata Kirinya

WNI yang Kena Virus Corona di Singapura Dinyatakan Sembuh

Jadi Primadona, Jemaah Haji-Umrah Indonesia Belanjakan 2 Miliar Riyal di Saudi Tiap Tahun

Cegah Virus Corona, Garuda Indonesia Kandangkan GA858 Rute Denpasar-Shanghai

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar