Galleri Lontarak Bugis Makassar resmi hadir di ASCenter

Ketua Umum Forum Silaturahmi Keraton Nusantara (FSKN), Sultan Arief meresmikan Galleri Lontarak Bugis Makassar di ASCenter

Terkini.id, Makassar – Ketua Umum Forum Silaturahmi Keraton Nusantara (FSKN) yang juga Sultan Sepuh Cirebon, YM PRA Sultan Arief Natadiningrat meresmikan ASCenter Galleri Lontarak Bugis Makassar.

Peresmian ini dilakukan di ASCenter, Jalan Masjid Al-Ikhlas 3, Makassar. Kamis, 11 Januari 2018.

Dalam sambutannya, Sultan Arief memberikan penghargaan setinggi-tingginya atas dibukanya galeri ini.

Ia mengatakan jika Indonesia sebenarnya memiiki potensi kearifan lokal yang dalam, namun saat ini mulai ditinggalkan.

“Makanya atas diresmikannya galeri ini bisa membangkitkan kembali berbagai kearifan lokal yang ada di Indonesia. Kita memiliki potensi kearifan lokal yang dalam. Berbagai budaya seperti berbagai aksara yang selama ini ada, tidak boleh dilupakan. Olehnya saya memberikan penghargaan yang setinggi-tingginya,” ucap Sultan Arief.

Sultan Arief beserta tamu undangan meninjau Galleri Lontarak Bugis Makassar

ASCenter Galleri Lontarak Bugis Makassar adalah sebuah galeri yang memamerkan berbagai budaya Bugis Makassar.

Didalamnya terdapat berbagai kerajinan serta kaligrafi aksara lontara. Seluruh kaligrafi aksara lontara yang ada di galeri ini pun dipersembahkan oleh Pendiri ASCenter, Prof Aminuddin Salle.

Dalam acara ini juga dilakukan pembacaan dan penyerahan tiga hak cipta atas nama Prof Aminuddin Salle kepada Dekan Fakultas Hukum Unhas.

Tiga hak cipta tersebut antara lain Logo Appaka Sulapa, Kaligrafi Aksara Lontara, dan Ceramah Kepemimpinan Appaka Sulapa.

“Jadi menteri Hukum dan HAM sudah menerbitkan paten mengenai logo, kaligrafi lontara, dan ceramah kepemimpinan. Logo ini logo Appaka Sulapa yang merupakan kepemimpinan empat penjuru angin,” kata Prof Aminuddin yang juga merupakan Guru Besar Unhas.

Komentar

Rekomendasi

Gubernur Anies Sebut Perayaan Cap Go Meh Perkuat Persatuan Warga

Cheng Ho, Bahariawan Muslim Tionghoa yang Berjasa Sebarkan Islam di Nusantara

Opera Beijing, Seni Mahakarya Tiongkok yang Diakui Dunia

Dicekal Orba, Saat Ini Barongsai Lebih Banyak Dimainkan Non Tionghoa

Tionghoa Indonesia, Asimilatif Sejak Migrasi Nenek Moyang Tiongkok ke Nusantara

Unik, Ini Sejarah Taucang Kuncir Khas Tiongkok Era Dinasti Qing

Patung Singa Khas Tiongkok, Makna bagi Masyarakat Tionghoa

Asimilasi Tionghoa Makassar Tempo Doeloe, Makan Nasi Aking hingga Binatu Keliling

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar