Gandeng Kakek Buta, Polisi Ini Viral di Media Sosial

Polisi Viral
Gandeng Kakek Buta, Polisi Ini Viral di Media Sosial

Terkini.id, Bulukumba – Sungguh mulia ahlak dari seorang polisi ini,dirinya rela menggendong seorang kakek yang menderita tuna netra untuk pulang ke rumahnya di Desa Bontomacinna, Kabupaten Bulukumba.

Bripka Muh Irwan Umar (35) Ba Satlantas Polres Bulukumba ini videonya mendadak viral di media sosial, Rabu, 26 September 2018, setelah perlakuannya menggendong seorang kakek buta diposting di media sosial oleh salah seorang netizen.

Alhasil semenjak videonya diposting empat jam yang lalu, berbagai macam komentar yang berisi pujian disematkan kepada sang polisi ini.

“Betul-betul mengayomi masyarakat…. orangnya memang sangat baik,” ujar salah seorang netizen dengan nama akun Ekha Silvira.

Bripka M Irwan sendiri mengaku tidak mengetahui bila ada yang merekam saat dirinya tengah menggendong sang kakek tersebut.

Menarik untuk Anda:

“Saya tidak tau kalau saya saat itu direkam video,” tuturnya saat dikonfirmasi.

Polisi lalu lintas ini bercerita, saat itu sang kakek menghadiri acara HUT Polantas yang ke 63 di Polres Bulukumba, dirinya pun diminta untuk mengantarkan sang kakek pukang ke rumahnya di Desa Bontomacinna.

“Saat sampai di rumahnya saya merasa kasihan, karena kata keluarganya kaki kakek sempat berdarah terbentur dipematang sawah, tambah panas juga matahari saya tidak tega melihatnya jadi saya gendong,” bebernya.

Bripka Muhammad Irwan pun menggendong sang kakek melintasi sawah sejauh 200 meter di bawah terik matahari yang begitu menyengat.

Bripka Muh Irawan sendiri megaku kaget karena tidak mengetahui bila videonya menjadi viral di media sosial karena menurutnya apa yang ia lakukan semata-mata hanya untuk membantu sang kakek tersebut.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Tenaga Honorer Diangkat Jadi Pegawai Pemerintah, Basri Rakhman: Ada 8.400 di Makassar

Dikunjungi Appi, Warga Lanraki Harap Lorong Jadi Perhatian

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar