Gara-gara Berebut Wanita, Pria Ini Tewas dalam Duel Maut

Duel
Ilustrasi duel maut. (foto: merdeka.com)

Terkini.id, Bangka – Dua pria di Kabupaten Bangka Barat terlibat duel lantaran berebut seorang wanita berstatus janda beranak tiga. Keduanya diketahui bernama Andre Zulkarhakim (41) dan Anto Iwan (35).

Akibat duel tersebut, Andre tewas di tangan Anto. Dilansir dari Bangkapos, Senin, 13 Mei 2019, Kabag Ops Polres Bangka Kompol S Sophian mengatakan, kasus ini berawal dari informasi masyarakat bahwa telah terjadi duel maut antara dua pria di Desa Sempan, Kecamatan Pemali.

“Dalam laporan masyarakat, ditemukan seseorang mengalami luka-luka di pinggir jalan di depan Masjid Albina desa setempat. Anggota yang tiba di lokasi mendapati korban sudah meninggal dengan luka-luka di leher akibat benda tajam,” kata Sophian, dikutip dari Bangkapos, Senin, 13 Mei 2019.

Setelah menerima laporan dari masyarakat, Petugas gabungan Polsek Pemali dan Polres Bangka bergerak cepat untuk menangkap pelaku pembunuhan yakni Anto Iwan, enam jam usai kejadian.

“Pelaku ditangkap dalam pelariannya di Desa Mayang, Simpang Tritip, Kabupaten Bangka Barat pada Minggu, 12 Mei 2019, pukul 04.00 WIB. Selanjutnya pelaku dibawa ke Mapolres untuk kepentingan penyelidikan,” kata Sophian.

Dari hasil penyedikan polisi, pelaku diketahui merupakan warga pendatang asal Kota Kading, Kecamatan Tebingtinggi, Empat Lawang, Sumatera Selatan (Sumsel) dan bekerja sebagai buruh harian.

Motif pertikaian antara pelaku dan korban

Pelaku ditangkap Polres Bangka. (foto: Facebook Yuni Rusmini)

Motif pembunuhan tersebut, kata Sophian, dilatarbelakangi oleh rasa cemburu. Pelaku dan korban awalnya bertamu ke rumah saksi seorang janda berinisial ZR di Desa Sempan.

Korban merupakan pacar dari saksi ZR dan bahkan telah mengutarakan rencana untuk menikah. Sementara pelaku merupakan mantan pacarnya.

Dalam pertemuan itu, kata Sophian, sempat terjadi komunikasi antara ketiganya. Kemudian pelaku meminta izin untuk pulang lebih dahulu dari rumah saksi.

“Namun, sekitar pukul 21.00 WIB, tepatnya di depan Masjid Albina, pelaku dan korban terlibat perkelahian dengan tangan kosong,” ujar Sophian.

“Karena pelaku merasa terdesak, akhirnya mengeluarkan senjata tajam yang mengakibatkan sejumlah luka pada tubuh korban,” sambungnya.

Sebelum ditangkap, pelaku sempat berusaha melarikan diri dari kejaran polisi. Namun petugas bertindak tegas dengan melumpuhkan Anto lewat tembakan di bagian kaki.

“Terpaksa anggota kami tembak pelaku di kaki karena berusaha melarikan diri saat akan ditangkap,” tuturnya.

Komentar
Terkini