Gas Elpiji di Soppeng Langka, Pemkab Bentuk Tim investgasi

Terkini.id, Soppeng – Kabupaten Soppeng mengalami kelangkaan harga Gas Elpiji 3 kilogram. Harganya pun melonjak dari harga normal.

Kelangkaan tersebut dirasakan seluruh masyarakat Kabupaten Soppeng. Harganya mencapai Rp 25 ribu di pangkalan-pangkalan elpiji.

Perlu diketahui, harga normal gas elpiji sebesar Rp14 ribu, sedangkan pangkalan harga gas elpiji 3 kg seharga Rp 16 ribu.

Sartono, warga Batu-batu Kecamatan Marioriawa Soppeng, mengatakan, saat ini gas di kampungnya langka dan sudah sudah terjadi beberapa hari ini.

“Gas langka. Harganya juga mencapai Rp 25 ribu rupiah, jauh di atas harga normal,” katanya.

Menarik untuk Anda:

Sementra itu Pemerintah Kabupaten Soppeng melaksanakan rapat untuk membahas kelangkan Gas Elpiji 3 kg.

Rapat tersebut dihadiri Agen Elpiji, Pangkalan Elpiji tokoh masyarakat, TNI, Polri, dan kejaksaaan.

Dalam rapat tersebut, salah seorang agen usman Aras mengklaim saat ini gas elpiji 3 Kg di kabupaten Soppeng sangat cukup.

“Gas elpiji di kabupaten Soppeng lebih dari cukup. Jatah gas elpiji di kabupaten Soppeng sebanyak 15 mobil per hari yang berisi 560 tabung gas elpiji,” katanya.

Sementara itu perwakilan dari pangkalan Ardi mengatakan, di pangkalan sering terjadi pengurangan stok gas elpiji.

“Selalu ada pengurangan. Biasa permintaan kami di Pertamina sebanyak 100 tabung per minggu, tapi saat tabung tersebut tiba di pangkalan dari agen hanya diberikan sebanyak 60 tabung,” tambahnya.

Dari hasil rapat tersebut pemerintah kabupaten Soppeng membentuk tim monitoring dan invetgasi mengenai kelangkaan gas elpiji.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Hadiri Rapat Kerja IJTIHAD, Ini Harapan Bupati Soppeng

Berpotensi Terjadi Pelanggaran, Bawaslu Soppeng Minta KPU Tidak Gunakan Sarana Pemerintah

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar