Gelar Grand Opening, Apotek Wahdah Buka Cabang Baru di Daeng Tata Makassar

Apotek Wahdah
Gelar Grand Opening, Apotek Wahdah Buka Cabang Baru di Daeng Tata Makassar

Terkini.id – Acara Grand Opening Apotek Wahdah Cabang Daeng Tata, Sabtu, 10 November 2018, bertempat di Jalan Daeng Tata Raya No 79 A, Kecamatan Tamalate, kota Makassar resmi dibuka pagi tadi sekitar pukul 10.00 Wita.

Acara tersebut dihadiri oleh Direktur PT BCF (Berkah Cahaya Farmasi) Tuti Adythama, Perwakilan Puskesmas Tamalate Sitti Suleha, dan Ketua Bidang Tiga Departemen Pengembangan Usaha DPP Wahdah Islamiyah Hizbullah Mahdin.

Acara ini diisi dengan pemeriksaan kesehatan, pembagian vitamin, cek darah, bagi para peserta yang hadir.

Dalam sambutannya Tuti Adythama menyampaikan kehadiran Apotek Wahdah diharapkan lebih mendekatkan pelayanan kesehatan terhadap masyarakat terutama pelayanan yang berkualitas  serta berharap  agar apotek lebih maju dan meningkatkan pelayanan yang maksimal tidak hanya berorientasi terhadap bisnis serta mampu bersinergi dengan program pemerintah.

“Karena kita ingin bersinergi dengan Penerintah dalam hal  pelayanan kefarmasian dengan mengusung tagline memberikan pelayanan cepat, tepat dan Islami,” ucapnya di hadapan peserta acara Grand Opening.

Direktur PT BCF ini mengharapkan keberadaan Apotek Wahdah tidak sekedar hanya sebagai unit bisnis saja, akan tetapi bisa menjadi sarana yang bisa membantu masyarakat dalam memilih dan menggunakan obat dengan menyiapkan para apoteker yang handal untuk mengedukasi dan melayani masyarakat.

Baca :Apotek diwajibkan terapkan SIPPNAB

Senada dengan itu, Sitti Suleha, Apoteker Penanggung Jawab Puskesmas Tamalate memberikan ucapan selamat atas pembukaan cabang baru Apotek Wahdah karena dinilai bisa menjadi solusi bagi masyarakat sekitar Tamalate kota Makassar.

“Saya berharap supaya Apotek Wahdah bisa bersinergi dengan kami nantinya,” tukasnya.

Pada kesempatan itu juga, Hizbullah Mahdin menyebutkan bahwa salah satu unit usaha ormas Islam Wahdah Islamiyah yang bergerak dibidang kefarmasian adalah Apotek Wahdah. Menurutnya, dakwah itu perlu sokongan finansial yang cukup, agar menyebar dan diterima oleh masyarakat.

“Saya pikir dulu usaha ini susah. Namun nyatanya Allah memberi kita kemudahan. Apotek Wahdah adalah usaha kami dalam menjalankan usaha mandiri kelembagaan Wahdah. Semoga bisa membuka cabang baru di beberapa tempat di Indonesia. Meskipun baru 5 cabang yang kita punya,” pungkasnya.

Salah satu pasien yang datang, Hasnah (66) mengaku senang dengan dibukanya cabang ini.

“Saya punya penyakit asam urat dan akar gigi. Makanya saya datang kesini dan ternyata ada acara pengobatan gratis. Alhamdulillah. Semoga Apotek Wahdah bisa berjaya,” ungkapnya.

Baca :Apotek di Bulukumba diperiksa terkait pil PCC

Citizen Reporter : Zulkifli Tri Darmawan