Gempa Halmahera, Relawan Lazis Wahdah Kirim Bantuan Logistik untuk Wilayah Terdampak Parah

Lazis Wahdah
Gempa Halmahera, Relawan Lazis Wahdah Kirim Bantuan Logistik untuk Wilayah Terdampak Parah

Terkini.id, Halmahera – Tiga relawan Lazis Wahdah dan SAR Wahdah Islamiyah sejak Kamis pagi, 18 Juli 2019, bersiap menuju Kecamatan Gane Dalam, wilayah yang paling terdampak parah gempa Halmahera Selatan.

Dari hasil laporan Koordinator Assessment dan SAR Wahdah Islamiyah wilayah, Abu Umar, ratusan penduduk mengungsi ke daerah perkebunan.

“Meskipun tidak separah kawasan Yongme, Gane Dalam menjadi salah satu daerah tujuan ekspedisi kemanusiaan kali ini. Sebab, kondisi rumah penduduk hancur lebur dihantam gempa. Bahkan, dedaunan dijadikan sebagai atap untuk bernaung,” ujar Abu Umar.

Sejak Rabu malam, kata dia, hujan deras mengguyur Desa Saketa, Kecamatan Gane Barat, Kabupaten Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara.

Dari hasil pengamatan Relawan Lazis Wahdah, Andi Bangsawan, intensitas hujan yang turun sangat deras.

“Dari pelabuhan Saketa tidak tampak aktivitas  seperi biasanya. Dari ujung dermaga, kapal-kapal yang bersandar juga tidak terlalu menampakkan aktivitas warga. Bahkan kabut dan gulungan ombak besar masih terlihat jelas hingga ke ujung pulau terjauh,” ungkapnya.

“Hari ini kita belum bisa menembus Desa Dange Dalam hingga cuaca benar-benar stabil. Meskipun menggunakan kapal motor, itu pun tetap berisiko. Mohon doanya agar cuaca bisa cepat kembali normal,” tandasnya.

Pengiriman bantuan logistik ke Kecamatan Gane Dalam ditempuh lewat jalur darat dan laut

Pengiriman barang logistik dari Ternate, kata Abu Umar, menggunakan via darat dan laut dan dijadwalkan akan tiba pada Kamis, hari ini. Bantuan yang masuk, kata dia, ditempuh dalam waktu 8 jam lamanya.

“Sangat jauh. Karena gempa ini masif makanya tak mudah. Harus gunakan jalur darat, laut dan udara. Doakan kami,” tambahnya.

Jika cuaca kembali normal, lanjutnya, maka tim akan bergerak membawa bantuan logistik dan menerjunkan tim trauma healing (psikososial) di Kecamatan Dange Dalam.

Rencananya tim akan menginap selama tiga hari untuk memasifkan bantuan dari para donatur. Terlebih, untuk saat ini, warga sangat membutuhkan tenda sebagai hunian sementara, logistik, pakaian layak pakai, perlengkapan mandi, air bersih, dan perlengkapan bayi dan balita.

Komentar

Rekomendasi

Belum Cukup Setengah Hari, 38 Orang Dimakamkan karena Corona di DKI Jakarta

Pemprov Sulsel Kaji Dampak Korona di Industri Pariwisata dan Ekraf

Bupati Morowali Utara Meninggal di Makassar, Sempat Dites Covid-19

Bupati Morowali Utara Meninggal Dunia di RSUP Wahidin Makassar

Polisi Tangkap Warga yang Menolak Pemakaman Jenazah Pasien Terduga Corona

Viral, Driver Ojol Ini Lindungi Makanan Pesanan Pelanggan dari Semprotan Disinfektan

Hendak Kabur, Pasien Positif Corona Ini Pukul dan Gigit Perawat

Beredar Kabar 6 Penumpang Kapal dari Sulawesi Positif Corona, Ini Faktanya

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar