Gerakan #UninstallGojek Gegara Mendukung LGBT, Begini Klarifikasi Gojek

DPRD Sulsel menggelar rapat dengar pendapat bersama, Dinas Perhubungan Sulsel, pihak pimpinan Go-Jek Cabang Makassar dan ribuan driver Go-jek di Gedung Tower Lantai 2 DPRD Sulsel, Kamis, 30 Agustus 2018. /Nasruddin

Terkini.id, Makassar – Perusahaan aplikasi transportasi dan booking online, Gojek, dibuat repot oleh gerakan uninstall lantaran isu dukungan perusahaan tersebut pada kelompok LGBT.

Tagar #UninstallGojek pun menjadi viral setelah beredarnya unggahan di media sosial yang dinilai warganet sebagai tanda Gojek mendukung kelompok LGBT di Indonesia.

Hingga Minggu 14 Oktober hari ini, tagar #UninstallGojek, setidaknya sudah digaungkan hingga lebih dari 30.000 kali.

Penggunaan tagar itu sejak Sabtu 13 Oktober sore WIB. Itu menurut pencatatan Spredfast.

Unggahan yang viral tersebut adalah postingan seorang karyawan Gojek terkait Hari Melela Nasional (National Coming Out Day) yang diperingati pada 11 Oktober lalu.

“GO-JEK membawa isu inklusivitas dan keragaman dengan lebih serius dengan menerapkan kebijakan non-diskriminasi kepada kelompok yang kurang terwakili, yaitu LGBT, meski ini adalah perusahaan Indonesia”, demikian bunyi postingan tersebut

Unggahan tersebut juga mengklaim bahwa ada 30 lebih karyawan serta pendukung LGBT yang profilnya ditampilkan dalam rangkaian galeri foto untuk berbagi.

apa artinya “penerimaan, kebebasan, autentisitas, kebebasan, dan persamaan”.
Lompati Twitter pesan oleh @habibtrump

Setelah postingan tersebut beredar luas, Gojek kemudian memberikan pernyataan resmi terkait tersebar luasnya unggahan tersebut di media sosial.

“Post tersebut merupakan pendapat dan interpretasi pribadi dari salah satu karyawan GO-JEK terhadap salah satu event internal dengan tema keberagaman,” tulis akun Gojek.

Meskipun sudah diklarifikasi, para netizen sudah terlanjur mengendus aroma dukungan terhadap kaum LGBT (lesbian, gay, biseksual dan transgender) tersebut.

Sebagian pengguna media sosial sudah menggunakan tagar #UninstallGojek untuk menyatakan protes atas apa yang mereka anggap sebagai dukungan dari perusahaan tersebut bagi kelompok LGBT.

Berita Terkait
Komentar
Terkini