Gerhana Matahari Cincin Mulai Terlihat di Nias, Lihat Live Streamingnya di Sini

Penampakan Gerhana Matahari dari Pulau Nias, Kamis 26 Desember 2019.

Terkini.id, Makassar — Fenomena Gerhana Matahari Cincin (GMC) dan Gerhana Matahari Sebagian (GMS) mulai terlihat di beberapa daerah di Indonesia, siang ini pukul 12.18 WITA.

Gerhana matahari misalnya sudah mulai bisa dilihar oleh warga di Pulau Nias.

Foto kontak pertama bulan mulai menutupi matahari tersebut disebarkan oleh Badan Meteorologi dan Geofisika (BMKG) melalui akun media sosialnya.

“Penampakan Kontak pertama saat Bulan mulai menutupi Matahari. Potret dari Nias,” tulis akun bmkg pukul 11.43 WITA.

Sepeti diketahui, gerhana matahari menyambangi sejumlah wilayah di Indonesia pada 26 Desember hari ini. Planetarium dan Observatorium Jakarta di kawasan Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat akan menyelenggarakan kegiatan pengamatan GMS dan terbuka untuk umum.

Sebab, wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) hanya bisa menikmati fenomena Gerhana Matahari Sebagian.

Sementara pengamatan GMC akan dilakukan di Batam, Kepulauan Riau.

Melansir dari laman resmi Planetarium Jakarta, Peneliti Senior Widya Sawitar menjabarkan waktu tahapan munculnya GMC dan GMS.

1. Fase awal

Pada fase awal GMC di Batam, tahap parsial awal akan terjadi pukul 10.27 WIB.

2. Pertama muncul gerhana

Sedangkan munculnya gerhana cincin awal akan terlihat pukul 12.22 WIB dan mencapai puncak pukul 12.24 WIB. Cincin akan mulai memasuki tahap akhir pukul 12.25 dan tahap parsial akhir terjadi pukul 14.18 WIB.

3. Tahap parsial

Sementara pengamatan GMS di Planetarium Jakarta, tahap parsial awal terjadi pukul 10.42 WIB. Puncak GMS diperkirakan muncul pukul 12.36 WIB dan berakhir pukul 14.23 WIB.

Total durasi GMC di Batam berlangsung selama 3 jam 51 menit, fase munculnya cincin api 3 menit 15 detik, dan total durasi GMS di Jakarta sekitar 3 jam 40 menit.

Selain itu Widya menuliskan prakiraan cuaca wilayah Batam berdasarkan hasil statistik persentase tingkat awan di sepanjang garis tengah jalur GMC, dinilai cukup baik untuk mengamati fenomena GMC.

Untuk kegiatan peneropongan GMS di Planetarium Jakarta akan disesuaian dengan kondisi cuaca di Jabodetabek. Jika cuaca mendung dan hujan, maka kegiatan dibatalkan.

Gerhana Matahari Cincin sendiri dapat diamati di Sumatera Utara (Simbolga dan Padang Sidempuan), Riau (Siak, Duri, Pulau Pedang, Pulau Bengkalis, Pulau Tebing Tinggi, dan Pulau Rangsang), Kepulauan Riau (Batam dan Tanjung Pinang).

(Kalimantan Barat (Singkawang), Kalimantan Utara (Tanjung Selor) dan Kalimantan Timur (Makulit dan Berau).

Live Streaming Gerhana Matahari

Nah, proses dan tahapan gerhana matahari di sejumlah daerah bisa anda lihat melalui tayangan live streaming yang disiarkan bmkg: https://www.bmkg.go.id/GMC/

Komentar

Rekomendasi

Belum Cukup Setengah Hari, 38 Orang Dimakamkan karena Corona di DKI Jakarta

Pemprov Sulsel Kaji Dampak Korona di Industri Pariwisata dan Ekraf

Bupati Morowali Utara Meninggal di Makassar, Sempat Dites Covid-19

Bupati Morowali Utara Meninggal Dunia di RSUP Wahidin Makassar

Polisi Tangkap Warga yang Menolak Pemakaman Jenazah Pasien Terduga Corona

Viral, Driver Ojol Ini Lindungi Makanan Pesanan Pelanggan dari Semprotan Disinfektan

Hendak Kabur, Pasien Positif Corona Ini Pukul dan Gigit Perawat

Beredar Kabar 6 Penumpang Kapal dari Sulawesi Positif Corona, Ini Faktanya

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar