Masuk

Warga Geruduk Perumahan Gara-Gara Toa Masjid Diprotes, Kapolsek: Hanya Salah Paham

Komentar

Terkini.id, Tangerang – Sekelompok warga meng-geruduk Perumahan Il Lago, Curug Sangereng, Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang pada Rabu malam, 19 Mei 2021.

Dalam video berdurasi 18 detik yang beredar, tampak sejumlah warga berkerumun di depan pintu masuk Perumahan Il Lago.

Terlihat pula seorang petugas kepolisian yang berupaya membubarkan kerumunan, namun justru didorong oleh massa. 

Baca Juga: Golkar Sulsel Ramaikan Masjid dengan Bantuan Sound Sistem

Tak lama kemudian, datang seorang anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang berupaya untuk menenangkan massa.

Belakangan, pihak kepolisian menjelaskan bahwa aksi para warga itu disebabkan oleh adanya penghuni perumahan yang memprotes volume toa masjid.

“Itu persoalan toa masjid,” ungkap Kapolsek Kelapa Dua AKP Fredy Yudha pada Kamis, 20 Mei 2021, dilansir dari Kompas.

Baca Juga: Doakan Orang-Orang yang Ributkan Aturan Toa Bisa Umrah, Menag Yaqut: Jadi Tahu Bahwa di Saudi Sana Toa pun Diatur

“Tetapi mungkin cara yang bersangkutan menyampaikan (keluhan) kurang tepat,” tambahnya.

Fredy mengungkapkan bahwa kepolisian telah memfasilitasi mediasi antara pengurus masjid dan warga perumahan yang menyampaikan keluhannya.

Melalui mediasi tersebut, masalah berhasil diselesaikan dengan cara kekeluargaan. 

Adapun warga perumahan yang mengeluhkan volume toa masjid telah menyampaikan permintaan maaf.

Baca Juga: Menag Yaqut Skak Pengkritik Toa Masjid, Arab Saudi Pun Mengaturnya: yang Ribut Kurang Piknik!

“Sudah beres. Hanya salah paham saja. Tadi sudah klarifikasi dari warga hingga pihak kecamatan,” ungkap Fredy.

Sejalan dengan itu, Ketua RT 002 RW 001 Curug Sangereng, Abdul Haer menyatakan bahwa pihaknya dan penghuni perumahan tersebut sudah sepakat untuk berdamai.

Namun, ia enggan menjelaskan lebih lanjut soal keluhan volume toa masjid maupun soal kedatangan warga yang memadati gerbang perumahaan Il Lago.

“Saya takut salah paham lagi, intinya kami sudah ada kesepakan damai. Sudah enggak ada masalah,” kata Abdul Haer.