Gowa Masuk Peringkat ke-21 Sistem Penyelenggaraan Pemerintah Daerah se-Indonesia

Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan.

Terkini.id,Gowa – Upaya Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan bersama seluruh stakeholder dalam mendorong pembangunan daerah dinilai berhasil.

Hal ini terbukti dengan masuknya Pemerintah Kabupaten Gowa sebagai penyelenggaraan pemerintahan daerah terbaik pada peringkat 21 tingkat kabupaten se-Indonesia dari Mentri Dalam Negeri RI.

Bahkan di tahun ini Pemkab Gowa berhasil naik 10 peringkat dari peringkat 31 di tahun sebelumnya. Penghargaan ini diterima pada peringatan Hari Otonomi Daerah ke XXIII di Kabupaten Banyuwangi Jawa Timur, Kamis 25 April 2019 kemarin.

Bupati Adnan mengatakan, prestasi ini diraih atas kinerja penyelenggaraan yang dilakukan seluruh pihak pemerintah daerah secara maksimal.

“Kita berhasil meraih skor 3,2412 dalam penyelenggaraan pemerintah daerah. Peringkat 21 ini kita raih dari 397 kabupaten/kota se-Indonesia,” ujarnya dikonfirmasi, Jumat 26 April 2019.

Ia menegaskan, prestasi ini pula berkat komitmen dan kerjasama seluruh SKPD dan stakeholder lainnya dalam meningkatkan penyelenggaraan pemerintahan.

“Kami sangat berterimakasih kepada seluruh pihak dan masyarakat. Mencapai kinerja sangat tinggi ini bukanlah hal yang mudah karena penilaian tersebut melalui proses panjang dan ketat,” ungkapnya.

Prestasi ini pula adalah hasil kerja Pemkab Gowa dalam Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pemerintah Daerah (EKPPD) Tahun 2018 atas Laporan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah (LPPD) Tahun 2017.

Sementara, khusus di tingkat provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), Gowa berada pada peringkat ke 3 dari 21 kabupaten/kota setelah Kabupaten Bone dan Kabupaten Bulukumba.

Pada 2017 sebanyak 522 daerah otonom yang dievaluasi kinerjanya oleh Kementerian Dalam Negeri bersama kementrian/lembaga terkait yang terdiri dari 33 provinsi, 396 kabupaten dan 93 kota se-Indonesia.

Sementara, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengatakan, pemerintah daerah harus dapat beradaptasi dengan kepentingan masyarakat sehingga masyarakat semakin memahami hak dan kewajibannya dalam rangka mendapatkan pelayanan.

Untuk itulah, bertepatan dengan Hari Otda ini dirinya mengajak agar semua bisa mengawal otonomi daerah agar selalu diisi kegiatan-kegiatan yang berhubungan dengan peningkatan kinerja penyelenggaraan pemerintah di daerah.

“Ini untuk mewujudkan kesejahteraan rakyat dan peningkatan sumber daya manusia melalui kegiatan kreatif dan inovatif. Mari, kita dorong munculnya kemandirian yang digerakkan oleh kreatifitas dan inovasi daerah,” tegasnya.

Termasuk, terus mengoptimalkan berbagai potensi sumber daya yang ada. Baik sumber daya manusia maupun sumber daya alam secara signifikan. Karena ini akan mendukung dan memperkokoh pembangunan nasional dalam bingkai NKRI.

Komentar

Rekomendasi

Berita Lainnya

Warga Gowa Diminta Beli Masker Buatan Penjahit Lokal

Siap Siaga, Pemkab Gowa Buka Posko Induk Penanganan Covid-19, ini Lokasinya

Ikuti Rakor Penanganan Covid-19 Kemendagri, Sekda: RS Yapika Bakal Dijadikan RS Rujukan di Gowa

Ditolak Warga Gowa, Pasien Corona Dikubur di Kompleks Pemakaman Pegawai Pemprov

Pemkab Gowa Siapkan Stok 10 Ton Beras untuk Warga Terdampak Corona

Pemkab Gowa Distribusi Sembako untuk Warganya yang OPD, PDP dan Positif Corona

Cegah Penyebaran Corona, Mobil Water Canon Polres Bulukumba Beraksi di Jalan

Satu Warga Gowa Berstatus PDP Meninggal, Jumlah Kasus Positif Bertambah

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar