Gubernur NTB : Penanganan Bencana Lombok Sudah Berskala Nasional

Lombok Timur Kembali Diguncang Gempa 7 SR, Terasa Sampai Makassar

Terkini.id,Mataram – Gubernur Nusa Tenggara Barat, Dr. TGH. Muhammad Zainul Majdi berharap musibah gempa Lombok tidak membuat semua larut dalam kesedihan.

Buang rasa takut dan tidak boleh tertawan oleh rasa trauma. Mari bahu membahu, bergotong royong dan berkoordinasi bersama pemerintah pusat, daerah dan kabupaten juga masyarakat agat NTB segera bangkit pulih dari dampak bencana, dan kembali maju di segala bidang.

“Selama ini, kami di daerah bersama BNPB, Basarnas dan TNI juga Polri terus berkoordinasi dan memobilisasi banyak personil dan alat-alat berat yang dibantu dari pusat untuk membantu pemulihan dan merehabilitasi sarana yang terdampak gempa,” jelasnya.

Menurut TGH, adanya polemik terkait banyak pihak yang menginginkan status bencana gempa Lombok dinyatakan sebagai bencana nasional ramai dibicarakan di media sosial.

“Sebaiknya semua bersabar, kami selalu mengutamakan penanganan terhadap korban bencana. Potensi nasional masih mampu mengatasi penanganan darurat bahkan sampai rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana nanti. Penanganan bencana saat ini skalanya sudah nasional dan _all-out,”pungkasnya.

Masih kata orang nomor satu di NTB ini mengatakan pemerintah pusat terus mendampingi, baik provinsi maupun kabupaten/kota dan memberikan penguatan seperti bantuan anggaran, pengerahan personil, bantuan logistik dan peralatan, manajerial dan tertib administrasi.

“Lombok dan Sumbawa ini cukup luas, tidak semua daerah terpapar gempa,”jelasnya.

Khususnya daerah-daerah wisata seperti KEK Mandalika, Senggigi dan Pulau Moyo dan lainnya masih dapat dikunjungi wisatawan.

“Apabila gempa Lombok ini dinyatakan sebagai bencana nasional, maka Pulau Lombok dan Sumbawa akan ‘mati’ dan pemulihannya akan lama. Padahal sektor pariwisata adalah salah andalan pertumbuhan ekonomi NTB, selain pertanian,”tutup TGB.

Komentar

Rekomendasi

Berikut Nama 20 Dokter yang Gugur Akibat Corona

Balai Kota Makassar Ditutup, Iman Hud: Kita Terapkan Protokol Penanganan Covid-19

Dokter Marhaen: Ketidakjujuran Pasien Berdampak Tingginya Angka Kematian Medis

DKI Jakarta Resmi Berstatus PSBB Corona, Ojol Dilarang Angkut Penumpang

Pengusaha Ini Hibahkan Lahan 1 Hektar Miliknya untuk Area Pemakaman Korban Corona

Sering Bicara Khilafah dan Hina Presiden, Ali Baharsyah Ternyata Kolektor Video Mesum

3 Poin Sikap AJI Terkait Privilese Wartawan untuk Tes Cepat Covid-19

Terpidana Teroris Abu Bakar Ba’asyir Surati Jokowi, Minta Dibebaskan akibat Corona

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar