Guna Bendung Lonjakan Corona, China Perketat Perjalanan ke Luar Negeri

Terkini.id, Beijing – Guna bendung lonjakan corona, China perketat perjalanan ke luar negeri. Otoritas pemerintah China mulai Rabu 4 Agustus 2021 semakin memperketat pembatasan perjalanan ke luar negeri bagi warganya. Hal tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya untuk membendung peningkatan kasus Covid-19.

Seperti diketahui, China saat ini tengah dirundung penularan virus corona tertinggi dalam beberapa bulan terakhir.

Seperti dilansir dari Channel News Asia via kontan.co.id, Rabu 4 Agustus 2021, pergerakan orang semakin dibatasi di dalam negeri China, dengan penutupan transportasi lokal dan juga perintah tinggal di rumah di beberapa kota dan di luar perbatasan China.

Baca Juga: Plt Gubernur Sulsel Dapat Bantuan 20 Unit Oksigen Konsentrator

Sebelumnya, China membanggakan keberhasilannya dalam mengeradikasi Covid-19, dengan kebijakan lockdown atau penguncian wilayah secara ketat awal pandemi Covid-19.

Kendati demikian, atas merebaknya virus baru varian Delta, China kembali dilanda infeksi yang cukup signifikan. Data itu diperoleh setelah mereka melakukan tracing atau tes masif di seluruh negeri.

Baca Juga: Ribuan Pelajar Jalani Vaksinasi Dalam Sehari di SMKN 4 Makassar,...

Dilaporkan, wabah terbaru Covid-19 varian Delta mengancam kembali kehidupan normal dan pemulihan ekonomi Negeri Tirai Bambu itu, dengan hampir 500 kasus domestik dilaporkan sejak pertengahan Juli 2021 lalu.

Menyusul hal itu, banyak pemerintah daerah telah melakukan tes Covid-19 terhadap seluruh penduduk dengan mengunci mobilitas jutaan orang.

Pada Rabu 4 Agustus 2021, China melaporkan ada 71 kasus baru lokal, tertinggi sejak Januari 2021. Kendati begitu, angka itu masih terbilang rendah meskipun virus corona sudah menyebar ke puluhan kota di China.

Baca Juga: Ribuan Pelajar Jalani Vaksinasi Dalam Sehari di SMKN 4 Makassar,...

Wabah bermula terjadi akibat infeksi di antara penumpang dalam penerbangan dari Moskow yang menyebar ke petugas kebersihan bandara di Nanjing, Provinsi Jiangsu. Hal itu sekaligus menggambarkan kelemahan dalam tindakan pembatasan-perbatasan yang sudah ketat di China.

Otoritas imigrasi China pada Rabu 4 Agustus 2021 mengumumkan, mereka akan berhenti mengeluarkan paspor biasa dan dokumen lain yang diperlukan untuk keluar dari negara itu dalam kasus-kasus ‘tidak penting dan tidak darurat’.

Melansir Channel News Asia, pejabat imigrasi Liu Haitao mengatakan dalam suatu konferensi pers, mereka yang ‘memiliki kebutuhan nyata untuk belajar di luar negeri, pekerjaan, dan bisnis’, masih akan mendapatkan dokumen setelah diverifikasi.

Bagikan