Makassar Terkini
Masuk

Abu Ubaidah Larang Wanita Dibonceng Gojek, Guntur Romli: Ciri Wahabi

Terkini.id, Jakarta – Aktivis Jaringan Islam Liberal, Guntur Romli menanggapi isi ceramah Ustadz Abu Ubaidah Yusuf As Sidawi yang larang wanita dibonceng gojek yang bukan mahramnya.

Guntur Romli pun mengkritik isi ceramah Ustadz Abu Ubaidah yang larang wanita dibonceng gojek itu lewat videonya yang tayang di kanal YouTube CokroTV, seperti dilihat pada Kamis 28 Juli 2022.

Dalam video berjudul ‘FGR: P3rempuan Dil4rang Boncengan dengan Gojek’ itu, tampak cuplikan ceramah Ustadz Abu Ubaidah Yusuf membacakan sebuah hadits.

Terkait hadits itu, ia pun meminta perempuan tak berboncengan dengan gojek yang bukan mahramnya secara berdekatan.

“Untuk Gojek tidak diperkenankan bagi kita untuk, nah apalagi gojek itu yah nempel, berdekatan,” kata Abu Ubaidah.

Menanggapi cuplikan ceramah Abu Ubaidah itu, Guntur Romli pun menyebut pendakwah itu serampangan memakai hadits.

“Abu Ubaidah tadi secara serampangan memakai hadits, kemudian memberikan pendapat kalau perempuan dilarang boncengan dengan gojek, karena katanya juga ada yang nempel,” ujar Guntur Romli.

Menurutnya, penceramah yang kerap serampangan mengutip hadits Al-Qur’an merupakan ciri dari kelompok salafi wahabi.

“Ini ciri khas kelompok para salafi wahabi yang sembarangan mengutip hadits, tidak memaknai secara dalam, kemudian dengan cepat memberikan pendapat hukum yang diklaim sebagai fatwa,” ungkapnya.

Ia pun kemudian mengutip ulang hadits yang dipakai Ustadz Abu Ubaidah dalam cuplikan ceramahnya soal perempuan tak boleh boncengan dengan gojek yang bukan mahramnya tersebut.

“Perempuan adalah aurat, kalau ia keluar maka setan membelalakkan matanya dan bermaksud buruk padanya (HR al-Tirmidzi),” sebut Guntur Romli membacakan ulang arti dari hadits yang disampaikan Abu Ubaidah itu.

Ia pun menduga, Abu Ubaidah mengutip hadits tersebut untuk melarang perempuan boncengan dengan gojek lantaran yang bersangkutan hendak menuduh para driver ojek sebagai setan.

“Mengapa Ubaidah mengutip hadits ini untuk melarang perempuan boncengan dengan gojek kalau drivernya bukan mahram dia? Apakah mau menuduh para driver-driver motor itu sebagai setan yang menunggu para perempuan itu sehingga bermaksud jahat kepadanya?,” tuturnya.

Lebih lanjut, Guntur Romli juga menyebut hadits yang dikutip oleh Abu Ubaidah dalam ceramahnya saat larang wanita dibonceng gojek tersebut juga kerap dipakai oleh kelompok salafi wahabi untuk mengatur cara perempuan berpakaian.

“Hadits tadi juga dipakai secara ketat oleh kelompok salafi wahabi karena perempuan disebut aurat maka seluruh tubuhnya harus ditutupi dengan pakaian panjang yang biasanya berwarna hitam disebut abaya sekaligus dipaksa memakai cadar,” ujarnya.

Hingga berita ini ditayangkan, belum ada tanggapan dari Ustadz Abu Ubaidah Yusuf As Sidawi terkait video kritikan Guntur Romli tersebut.