Guru di Mamuju sempat rekam vlog ini sebelum tenggelam bersama 4 muridnya

Guru di Mamuju

Terkini.id, Mamuju – Seorang guru di Mamuju bersama empat muridnya ditemukan tewas karena tenggelam di Sungai Tobadak 4,, Kecamatan Tobadak, Kabupaten Mamuju Tengah, Sulbar, Sabtu 17 Maret 2018 lalu.

Empat murid sekolah dasar tersebut masing-masing diidentifikasi bernama Tasya, Syari, Lisda, Novi. Keempat murid SD Inpres Batu Parigi itu berusia 13 tahun.

Sedangkan gurunya yang ikut tewas, diidentifikasi bernama Azis el Nippa (26 tahun). Sebelum tewas, Azis diketahui sempat membuat video blog atau vlog.

Dalam video tersebut, dia merekam dirinya bersama para muridnya saat sedang berekreasi ke pinggir sungai tersebut. Dia dan para muridnya tampak senang.

Menurt informasi yang dihimpun terkini.id, kejadian tenggelamnya guru bersama 4 muridnya itu berlangsung sekitar pukul 09:00.

Tim Rescue Tagana Kabupaten Mamuju Tengah, menemukan Azis dan empat muridnya sudah tidak bernyawa.

Hingga kkemarin para korban sudah diserahkan ke keluarganya untuk dikebumikan.

Kronologis

Sekitar pukul 08.00 pagi, 17 Maret 2018, Azis tiba di tempat rekreasi di Sungai Salu Bombang Desa Batuparigi Kecamatan Tobadak Mamuju Tengah bersama ke-17 Muridnya.

Setelah kurang lebih 1 jam setengah berada di tempat tersebut, Azis pun meminta murid-muridnya untuk siap-siap kembali ke rumah masing-masing. Namun ternyata ke-4 muridnya masih berada dalam air dan terlihat tenggelam.

Spontan Azuz pun langsung menyelam ke dalam air untuk menolong murid-muridnya yang tenggelam tersebut. Namun Azis dan keempat muridnya pun tak kunjung muncul ke permukaan.

Dalamnya sungai dan derasnya tekanan air di dasar sungai itu kemungkinan penyebab Pak Azis dan keempat muridnya tidak kuat untuk kembali ke permukaan air.
Anak-anak lain pun mulai panik dan mencoba mencari bantuan.

Kira-kira 2 jam setelah pencarian, tim SAR baru bisa menemukan 4 murid yang tenggelam dalam kondisi tidak bernyawa. Namun Pak Aziz tak kunjung ditemukan.

Ratusan orang yg berada di pinggiran sungai terus menunggu proses pencarian Pak Azis.

Puluhan masyarakat beserta Tim Tagana terus bergantian menyelam meski hanya menggunakan alat seadanya. Namun Azis tak kunjung ditemukan.

Bupati pun datang ke lokasi kejadian dan menyempatkan diri untuk ikut melakukan pencarian dgn mengarungi sungai menggunakan pincara.

Saat waktu telah menunjukkan pukul 16.00. Beberapa sahabat Pak Guru Azis dan warga pun kemudian shalat berjemaah di pinggiran sungai.

Setelah itu Sekcam Tobadak yg merupakan warga Desa Batuparigi berinisiatif untuk memimpin doa bersama agar proses pencarian Azis bisa segera menuai hasil.

Belum selesai betul doa itu dipanjatkan, warga yang melakukan pencarian pun teriak-teriak dan mengatakan bahwa Pak Azis sudah ditemukan.

“Selamat Jalan Sahabat ku Azis El-Nippa,
Selamat Jalan Putra Bungsu komunitas 288 Mamuju Tengah, Selamat Jalan Guru Sekolah dan Guru Mengaji anak-anak Batuparigi. Selamat jalan teman ku di lapangan futsal. Kami meyakini, tempatmu indah di alam sana bersama ke-empat murid mu,” ujar salah seorang sahabat Azis.

Berikut vlognya:

Love
Haha
Wow
Sad
Angry
[tdcn-comments title="Komentar" post_id="74240" get="20" border="true" auto_load="true" order="ASC"]
Terkini
Sulbar

Gandeng Para Alumni PHY Gelar Reuni Akbar

Terkini.id -- Pondok Pesantren Syekh Hasan Yamani menggelar silaturahmi akbar bersama ratusan para alumni.Reuni akbar ini dirangkaikan dengan halal bi halal yang dipusatkan
Sulbar

Sesar Saddang Berkecamuk di Mamasa, Gempa M 5,5

Terkini.id, Makassar - Gempa bumi dengan Magnitudo 5,5 mengguncang Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat (Sulbar).Meski begitu, Gempa tersebut tak berpotensi menimbulkan gelombang tsunami.Badan Meteorologi, Klimatologi,