Habib Bahar Menambah Penjamin untuk Penangguhan Penahanan, Siapa?

Terkini.id, Jakarta – Usai Habib Bahar bin Smith ditetapkan sebagai tersangka oleh Polda Jabar atas kasus ujaran kebencian beberapa hari lalu.

Padahal belum lama ini, Habib Bahar baru saja menghirup udara bebas usai menjalani kurungan selama tiga bulan atas kasus penganiayaan terhadap sopir taksi online.

Kini dengan kembalinya  ke tahanan Habib Bahar bin Smith kembali menambah penjamin permohonan penangguhan penahanan atas kasus dugaan penyebaran berita bohong atau hoaks.

Baca Juga: Habib Bahar Semprot Ferdy Sambo: Menutupi Kasus KM 50, Allah...

Diketahui, Habib Bahar ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di Mapolda Jawa Barat. Hal itu diungkap kuasa hukum Habib Bahar, Ichwan Tuankotta.

Ichwan Tuankotta mengatakan pihaknya ke Polda Jawa Barat bukan untuk mengajukan penangguhan penahanan lagi, tetapi menambah penjamin pada surat itu.

Baca Juga: Habib Bahar Dituntut 5 Tahun Penjara, Refly Harun: Allahu Akbar,...

“Bukan mengajukan lagi penangguhan penahanan, tetapi menambahkan pejaminannya,” kata Ichwan.

Ichwan mengaku sejumlah penjamin yang baru diajukan itu, yakni istri Habib Bahar dan para ulama se-Jawa Barat.

“Dengan jaminan para ulama se-Jawa Barat dan orang terdekat yaitu istri Habib Bahar,” kata Ichwan Tuankotta.

Baca Juga: Habib Bahar Dituntut 5 Tahun Penjara, Refly Harun: Allahu Akbar,...

Selain itu, Ichwan juga mengatakan penambahan penjamin itu bukan karena belum ada respons dari penangguhan penahanan sebelumnya yang tak kunjung ada jawaban dari Polda Jabar.

Dia mengaku penambahan penjamin itu hanya mengikuti prosedur.

“Kami hanya mengajukan, dikabulkan atau tidak, itu wewenangnya penyidik,” pungkas Tuankotta.

Sebelumnya, Kabid Humas Polda Jabar Kombes Ibrahim Tempo mengatakan pihaknya belum memberi keputusan perihal penangguhan penahanan Habib Bahar bin Smith.

Pasalnya, penyidik masih membutuhkan Habib Bahar guna melengkapi berkas perkara.

“Belum. Masih banyak pertimbangan. Penyidik lebih fokus untuk penyelesaian berkas perkara,” kata Ibrahim.

Bagikan