Hadiri Bukber KAHMI, Ini Pesan Wali Kota Danny Pomanto

Danny pomanto
Wali Kota Makassar, Danny Pomanto, menghadiri Buka Puasa Bersama Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Makassar

Terkini.id, Makassar – Tepat pada hari 29 Ramadan 1439 H, Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Makassar menggelar buka puasa bersama sekaligus ajang silaturrahmi di kediaman Wali Kota Makassar, Jalan Amirullah, Selasa, 12 Juni 2018.

Ketua Umum KAHMI Makassar, Andi Pangerang Moenta, dan Majelis Daerah KAHMI Sulsel, Prof Arismunandar, yang juga mantan Rektor UNM turut hadir dalam kegiatan tersebut. Selain itu, juga tampak Ketua HMI Makassar, Yusuf K Mariajeng.

Wali kota Makassar Moh. Ramdhan Pomanto selaku tuan rumah menyambut hangat kehadiran para pengurus alumni dari Himpunan Mahasiswa Islam tersebut.

Wali Kota Makassar, Danny Pomanto mengatakan, agar dalam momentum ramadhan dan menjelang hari raya Idul Fitri ini lebih banyak diisi kegiatan-kegiatan keibadahan dan hal-hal yang bermanfaat bagi orang banyak.

“Di bulan puasa ini, meski suasana politik makin panas, akan tetapi politik tidak boleh menjadi pisau membelah kita, sehingga tak ada salahnya untuk terus menjalin silaturrahmi dan memperbanyak melakukan kebaikan,” ucapnya.

Sebab menurut Wali Kota yang telah mengantongi ratusan penghargaan bergengsi nasional dan internasional ini, berbuat baik adalah hal mutlak yang mesti dilakukan. Apa lagi bagi seorang pemimpin, maka ia wajib memberi manfaat bagi orang banyak tanpa pamrih.

Baca :Kriteria ideal calon pendamping Danny Pomanto

Danny sendiri merupakan salah satu Majelis Dewan Penasehat dan Majelis Dewan Pakar KAHMI Kota Makassar.

Danny : Saya tidak akan berhenti untuk terus melakukan kebaikan di Makassar

Danny yang didampingi istrinya Indira Yusuf Ismail mengaku tidak terlalu pusing dengan berbagai peristiwa politik yang sedang menerpanya.

“Insya Allah apa pun hasilnya nanti adalah takdir yang allah berikan kepada kita. Bagi saya sendiri, menjadi wali kota itu hal yang luar biasa,” paparnya.

Lanjut kata Danny, berbuat untuk kebaikan orang banyak, menjadikan ketua-ketua Rukun Tetangga (RT) smart dan RW sebagai orang terkemuka sehingga membuat saya tersingkir dari arena Pilkada, tidaklah menjadi soal bagi saya.

“Paling tidak, prinsip saya kebenaran mesti ditegakkan. Saya tidak akan berhenti untuk terus melakukan kebaikan di kota Makassar, apa pun yang terjadi,” ucapnya disambut aplaus meriah dari para tamu yang hadir.