Hadiri Rakor Dewan Ketahanan Pangan, Begini Harapan Bupati Kaswadi

Bupati Soppeng Andi Kaswadi Razak menghadiri pembukaan Rakor Dewan Ketahanan Pangan Tingkat Kabupaten Soppeng di ruang Pola Kantor Bupati jalan Salotungo Watangsoppeng, Sabtu 30 November 2019.

Terkini.id,Soppeng – Bupati Soppeng Andi Kaswadi Razak menghadiri pembukaan Rakor Dewan Ketahanan Pangan Tingkat Kabupaten Soppeng di ruang Pola Kantor Bupati jalan Salotungo Watangsoppeng, Sabtu 30 November 2019.

Rakor Ketahanan Pangan ini bertujuan meningkatkn kordinasi sinergitas, strategi dan instrumen Dewan Ketahanan Pangan Kabupaten Soppeng yang dihadiri Ketua Pokja Dewan Ketahanan Pangan Propinsi Sulawesi Selatan, Asri Agung Pananrang,
Sekretaris Dewan Ketahanan Pangan Propinsi Sulawesi Selatan, Muhlis, Ketua DPRD Kabupaten Soppeng, para Kepala SKPD,  Kepala BUMN/BUMD Kepala BPS Soppeng, Kansilog Soppeng, Danramil dan Kapolsek se-Kabupaten Soppeng.

Kepala Dinas Tanaman Pangan, Holtikuktura,  Perkebunan dan Ketahanan Pangan Kabupaten Soppeng, Ir. Fajar dalam laporannya menyampaikan bahwa tujuan dilaksanakannya kegiatan ini adalah meningkatkan koordinasi dan sinergitas strategi dan instrumen Dewan Ketahanan Pangan Kabupaten Soppeng sebagai bagian ketahanan nasional.

“Selain itu juga untuk merumuskan kebijakan dalam rangka mewujudkan ketahanan pangan kabupaten,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Soppeng, Andi Kaswadi Razak dalam sambutannya menyampaikan beberapa hal. Menurutnya pertumbuhan ekonomi kabupaten Soppeng dalam tahun ini sudah meningkat diawali dengan adanya lima persen meningkat 3,05 poin dalam kurun waktu 3 tahun.

“Ini berkat kerjasama membangun Soppeng dengan kebersamaan yang tinggi sehingga hal ini bisa kita capai ini tentu kita rasakan,” ujarnya.

Masih kata Kaswadi, Soppeng merupakan salah satu pilar utama dalam ketahanan pangan Sulawesi Selatan, terbukti dengan ketersediaan pangan sampai saat ini dan sudah sejalan dengan visi misi dengan pemerintah pusat yaitu adalah bagaimana membangun ketahanan pangan di republik ini.

“Kabupaten kita ini merupakan pilar utama dalam ketahanan pangan di provinsi kita, dan ini sejalan visi dan misi pemerintah pusat,” ucapnya.

Lanjut Kaswadi, terkait dengan kebijakan pangan maka pemerintah Soppeng telah membentuk kegiatan yang bertujuan untuk  mendeteksi secara dini masalah kerawanan pangan dan gizi melalui beberapa kegiatan kegiatan sistem informasi  terintegrasi yang di dalamnya terdapat pemetaan daerah rawan pangan atau PSP oleh kecamatan desa kelurahan di 70 desa di Kabupaten Soppeng.

Dirinya berharap agar dewan ketahanan pangan tingkat kabupaten Soppeng untuk mewujudkan peran strategis dalam mewujudkan ketahanan pangan baik dalam perencanaan pelaksanaan, pengendalian dan pengawasan pangan.

Terakhir Kaswadi berharap dewan ketahanan pangan tingkat kabupaten Soppeng dengan susunan pengurusnya untuk mewujudkan peran strategis dalam mewujudkan ketahanan pangan baik dalam perencanaan pelaksanaan dan pengendalian dan pengawasan bagi keseluruhan sistem ketahanan pangan.

“Yaitu ketersediaan keterjangkauan atau distribusi konsumsi dan keamanan pangan peran dan strategi untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi,” harap Kaswadi.

Komentar

Rekomendasi

Diduga karena Antraks, Delapan Ekor Hewan Mati di Soppeng

Besok Tes CPNS Soppeng, Diskominfo Pastikan Jaringan Stabil

Gubernur Sulsel Minta Agar Toilet Eksklusif Bintang Lima Dibangun di Objek Wisata Lejja

Gubernur Sulsel Menikmati Sensasi Permandian Air Panas Lejja, Ini Manfaatnya

Supriansa : Empat Pilar Membuat Bangsa Kita Kuat

Soal Isu Kelelawar di Soppeng Mengandung Virus Corona, Ini Tanggapan Mantan Wabup Supriansa

Naas, Ibu dan Anak Tewas Kesetrum Listrik Saat Cuci Pakaian

Gandeng ZIS Indosat, IZI Sulsel Salurkan Bantuan Untuk Korban Banjir di Soppeng

Seorang Kades di Soppeng Diduga Mainkan Material Bangunan Rabat Beton

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar