Hanya NH-Aziz Yang Berani Tandatangani Percepatan Pemekaran Luwu Raya

Tiga Legislator DPRD Sulsel, M Rajab (NasDem), Armin Mustamin Toputiri (Golkar) dan Suzanna Kaharuddin (PKPI) mendampingi Calon Gubernur Sulsel nomor urut 1, Nurdin Halid saat orasi politiknya di Stadion Lagaligo Kota Palopo, Rabu 20 Juni 2018. /Nasruddin

Terkini.id — Pasangan Calon Gubernur Sulsel nomor urut 1, Nurdin Halid-Aziz Qahhar Mudzakkar (NH-Aziz) menandatangani deklarasi Percepatan Pemekaran Provinsi Luwu Raya.

Penandatanganan tersebut dilakukan pada kampanye akbar NH-Aziz di Stadion Lagaligo Kota Palopo, Rabu 20 Juni 2018. Deklarasi Percepatan Pembentukan Luwu Raya itu juga ditandatangani oleh sejumlah tokoh Luwu Raya.

Aziz Qahhar Mudzakkar mengatakan, hanya NH-Azizi calon gubernur Sulsel yang berani memprogramkan pemekaran Luwu Raya.

“Perlu diketahui bahwa Pak NH merupakan keturunan Malangke, karena neneknya lahir di Malangke, itu sebabnya NH berani menandatangani percepatan pemekaran Provinsi Luwu Raya,” ujarnya.

Sementara itu, NH pada orasi politiknya mengungkapkan alasan dirinya berani menandatangani pemekaran Luwu Raya.

Menarik untuk Anda:

“Ini bukan kampanye politik, tetapi ini janji program NH-Aziz, pemekaran Luwu Raya bukan untuk memisahkan antara Luwu Raya dengan Makassar melainkan hanya perpisahan administrasi. Karena pemekaran merupakan salah satu cara untuk percepatan kesejahteraan Luwu Raya,” ungkap Ketua DPD I Partai Golkar Sulsel ini.

Selain itu, dia pun menyindir calon gubernur lainnya yang tidak mendukung aspirasi masyarakat Luwu Raya.

“Kalau ada calon gubernur yang tidak mendukung pemekaran Luwu Raya, jangan dipilih,” ujarnya.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

PKB Sebut Elektabilitas Deng Ical-Fadli Ananda Selisih Tipis dengan Danny-Fatma

Paling Unggul Soal Program, Ketua LPM Baraya: Semoga Dilan Jadi Pamenang

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar