Harga Anjlok, Pemkab Jeneponto Berlakukan ASN Beli Cabai Petani  

Harga Anjlok, Pemkab Jeneponto Berlakukan ASN Beli Cabai Petani

Terkini.id,Jeneponto – Pasca hari raya Idul Fitri 1440 Hijriah, petani cabai di Kabupaten Jeneponto terus melaksanakan aktivitas memetik hasil taninya sehingga pasokan kembali lancar.

Pasokan cabai pun terjadi di sentra pasar  Karisa Turatea sehingga dengan melimpahnya di sentra tersebut turut mendorong pergerakan harga cabai turun sangat draktis terutama cabe rawit merah.

“Menjelang lebaran lalu peningkatan harga cukup drastis,cabai besar capai  Rp 50.000 perkilogram. Sedangkan untuk cabai keriting Rp 30.000, cabai rawit merah Rp 20.000 perkilogram,” kata Samoddin salah seorang petani cabai di kampung Ka’nea Desa Sapanang Kecamatan Binamu Kabupaten Jeneponto, Kamis, 13 Juni 2019.

Samoddin mengaku, pasca lebaran idul Fitri 1440  hijriah harga cabai rawit merah menurun sangat draktis,” harga cabai rawit sekarang tinggal Rp 2000 hingga Rp 3000  perkilogram,” ungkapnya.

Menyikapi hal ini, Antisipasi anjloknya harga cabe ( Lombok) pemkab Jeneponto lakukan Gerakan ASN beli cabe. Yang berlangsung di halaman kantor bupati Jeneponto,Kamis,13 Juni 2019.

Menurut kadis ketahanan pangan pemkab Jeneponto Meriyani Anwar, gerakan ASN beli cabai  merupakan langkah kreatif untuk membantu para petani cabe dalam hal anjloknya harga cabe di pasaran.

“Bayangkan saja harga cabe sekarang hanya dibeli 3 ribu rupiah perkilogram dari harga sebelumnya yakni 20 ribu per kilogram. Tentu petani sangat merugi jelas Meri.

Kegiatan tersebut direspon oleh para ASN pada apel  pagi dihalaman kantor Bupati Jeneponto dengan membeli cabe dengan membeli 10 ribu perkilogram.

“Alhamdulillah, hampir seluruh ASN yang hadir membeli cabe tersebut yang telah disediakan dalam kemasan kantong plastik, gerakan ini kita akan laksanakan sampai harga normal dan mudah mudahan gerakan ini sangat membantu” ungkap Meri.

Berita Terkait
Komentar
Terkini