Hari Keenam Pencarian, Balita 1 Tahun Korban KMP Lestari Belum Ditemukan

Korban KM Lestari Maju (kanan)

Terkini.id, Makassar – Pencarian satu balita korban KMP Lestari yang kandas di Perairan Selayar, Selasa 3 Juli 2018 lalu, masih terus dilakukan.

Hingga hari ini, tim SAR gabungan dari Basarnas Sulselbar, TNI AL dan juga Komunitas Selam Selayar terus melakukan pencarian di Perairan Selat Selayar.

Pencarian salah seorang korban yang masih hilang, yakni Aditia, umur 1 tahun, dilakukan dengan tiga cara. Yakni, dengan melakukan penyelaman di kedalaman 12 meter di dalam bangkai kapal maupun di luar bangkai kapal KMP Lestari Maju tersebut.

Namun, seringkali penyelaman ini terhambat karena arus bawah laut yang cukup kuat sehingga membahayakan penyelam.

Hal itu karena sejumlah barang dan juga mobil yang berada di atas kapal KMP Lestari Maju, sudah mulai miring.

Menarik untuk Anda:

Pencarian yang kedua, yakni dengan cara penyisiran di daratan pulau yang terdekat dengan lokasi kejadian. Yakni, Pulau Pasi dan juga Pulau Pabadillang. Dimungkinkan, di hari keenam in,i korban sudah terbawa arus dan terdampar di daratan.

“Untuk penyisiran kemi menggunakan dua perahu karet dan boat,” jelas Kepala Basarnas Sulselbar, Amiruddin.

Sementara pencarian ketiga dengan cara memperluas pencarian di radus 20 mil dari lokasi kejadian.

“Hari ini masih nihil,namun kami masih berupaya,” jelasnya lagi.

Baca: Basarnas Turunkan Tim Penyelam Cari Balita 1 Tahun Korban KM Lestari Maju

Dia bilang, bila besok pencarian pun masih nihil, maka pencarian korban balita 1 tahun Aditia akan dihentikan.

“Sesuai SOP 7 hari pencarian pas kejadian, dan kami juga akan meminta persetujuan kepada keluarga korban apakah mengikhlaskan untuk dihentikan pencarian atau bagaimana,” jelas dia lagi.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Kapal Kandas di Selayar, Basarnas Evakuasi Puluhan Penumpang

Basarnas Evakuasi Penumpang KM Rezki Perdana di Perairan Selayar

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar