Hari pertama kampanye, Satpol PP Jeneponto bersihkan APK paslon

Satpol PP Jeneponto melakukan pembersihan APK paslon Gubernur Sulsel dan Paslon Bupati Jeneponto, Kamis, 15 Januari 2018. (terkini.id/syarif)

Terkini.id, Jeneponto – Sehubungan dengan pelaksanaan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Selatan dan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Jeneponto tahun 2018 yang telah memasuki tahapan penetapan calon dan kampanye, untuk mencegah pelanggaran pemilihan terutama dalam tahapan Kampanye, dinas Satpol PP Jeneponto menggelar penurunan alat peraga.

“Penurunan alat peraga para calon ini kita lakukan setelah kita mendapat surat dari Panwaslu Jeneponto, terkait dengan memasuki tahapan kampanye. Alat peraga yang terpasang sebelum penetapan calon harus diturunkan, jadi kami menindaklanjuti surat tersebut untuk mencegah pelanggaran pemilihan,” kata Kepala Satpol PP Jeneponto Aspa Muji yang ditemui terkini.id, Kamis 15 Januari 2018.

Sementara, ketua Panwaslu Jeneponto, Saiful, mengatakan, setelah penetapan calon Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, Panwaslu telah menyurati dan mengimbau kepada calon dan tim sukses untuk menurunkan alat peraga yang dipasang sebelum penetapan calon.

“Semua alat peraga yang terpasang sebelum memasuki tahapan penetapan calon harus diturunkan, karena jenis alat peraga yang terpasang sebelum penetapan calon merupakan alat peraga yang tidak memenuhi syarat sebagaimana diatur dalam peraturan KPUD nomor 4 tahun 2017 tentang kampanye,” kata Ketua panitia pengawas pemilihan umum (Panwaslu) Jeneponto Saiful.

Lebih lanjut Saiful mengatakan, Kepala Satpol PP telah membalas surat yang kami kirimkan, dengan menyampaikan jadwal kesiapannya dalam melakukan penurunan alat peraga.

Menarik untuk Anda:

“Mulai hari ini Satpol PP Jeneponto akan membersihkan seluruh alat peraga kampanye (APK) Calon Gubernur Sulsel dan Bupati Jeneponto, yang terpasang sebelum penetapan paslon,  jadi yang dilakukan Satpol PP itu merupakan tindak lanjut dari surat Panwaslu Jeneponto,” ungkapnya.

Saiful menambahkan, Panwaslu Jeneponto sampai hari ini terus melakukan komunikasi dengan semua paslon untuk menurunkan APK yang terpasang sebelum jadi calon.

“Kita berharap sebelum ada APK dari KPUD, semuanya sudah ditertibkan,  dan tidak ada lagi APK ilegal, tempat-tempat pemasangan APK nanti sudah sesuai dengan apa yang ditetapkan bersama KPU dan paslon, begitu banyak alat peraga yang boleh saya katakan secara keseluruhan melanggar PKPI  makanua harus dibersihkan,” tutup Saiful.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Sasar Warga Miskin,TMMD Wujudkan Mimpi Lansia yang Puluhan Tahun Tidur Beralaskan Tanah

Menyatu dengan Warga, Bukti Kemanunggalan TNI di Lokasi TMMD

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar