Hari Pertama Menjabat, Biden Cabut Larangan untuk Negara-negara Muslim

Terkini.id, Jakarta – Presiden Amerika Serikat terpilih Joe Biden bakal mencabut larangan untuk negara-negara Muslim yang sebelumnya dibuat oleh Presiden Donald Trump. 

Disebutkan, pada hari pertama Biden menjabat nantinya, yakni Rabu 20 Januari 2021, Biden berencana untuk mengeluarkan sejumlah perintah eksekutif, termasuk mencabut larangan perjalanan dari negara-negara yang penduduk mayoritasnya adalah muslim.

Sesuai memo yang diedarkan pada Sabtu 16 Januari 2021 oleh Ron Klain, Kepala Staf Gedung Putih yang baru, pemerintah AS akan meluncurkan serangkaian pengembalian kebijakan yang sebelumnya diterapkan oleh Presiden AS Donald Trump. Kebijakan baru ini akan diterapkan selama 10 hari pertama Biden menjabat sebagai Presiden AS.

Beberapa kebijakan ini adalah upaya pencegahan virus corona baru, bergabungnya AS kembali dengan perjanjian perubahan iklim Paris, dan undang-undang imigrasi yang memungkinkan jutaan orang untuk mendapatkan kewarganegaraan.

Mungkin Anda menyukai ini:

Tak lama setelah menjabat pada 2017, Trump mengeluarkan perintah eksekutif yang melarang wisatawan dari tujuh negara mayoritas muslim untuk memasuki AS. Negara-negara itu di antaranya adalah Iran, Libya, Somalia, Suriah and Yaman.

Baca Juga: Biden Hentikan Dukungan AS ke Arab Saudi terkait Perang di...

“Sebagai presiden, saya akan bekerja sama dengan Anda untuk merobek racun kebencian dari masyarakat kita untuk menghormati kontribusi Anda dan mencari ide-ide Anda. 

Pemerintahan saya akan terlihat seperti Amerika, dengan muslim Amerika yang melayani di setiap tingkatan, ”kata Biden pada bulan Oktober lalu, seperti dikutip dari Al Jazeera.

Bagikan