Yang harus dilakukan jika terjebak dalam teror

Aksi teror dapat terjadi di mana saja dan kapan saja, maka kita mesti berhati-hati saat berada dalam situasi-situasi mencekam seperti itu
Aksi teror dapat terjadi di mana saja dan kapan saja, maka kita mesti berhati-hati saat berada dalam situasi-situasi mencekam seperti itu

Terkini.id – Aksi teror dapat terjadi di mana saja dan kapan saja, maka kita mesti berhati-hati saat berada dalam situasi-situasi mencekam seperti itu. Dilansir dari The Sun, berikut adalah beberapa tindakan yang harus dilakukan dalam beberapa kondisi terror :

  1. Run, Hide, Tell

Dicetuskan setelah kejadian di jembatan London, “ride, hide, tell” merupakan panduan di saat terjadi penyerangan, terutama serangan melalui kendaraan besar, termasuk bis.

Warga diarahkan untuk berlari secepat-cepatnya ke daerah yang aman tanpa membawa barang bawaan. Ikut mengajak orang lain yang berada di tempat kejadian juga berguna untuk mengurangi jumlah korban.

Jika tidak terdapat rute jalan yang aman, maka warga harus menghalangi diri mereka serta mematikan ponsel hingga kondisi menjadi kondusif. Setelah itu, segera hubungi nomor 112, yaitu panggilan darurat yang sudah merupakan nomor standar internasional.

  1. Serangan Bersenjata

Jika Anda diserang oleh orang bersenjata, segeralah berlari menjauh dari tempat kejadian terutama ke pintu keluar atau jika tidak bisa, larilah ke atap.

Tempat lain yang dapat digunakan sebagai tempat persembunyian adalah kamar mandi, pastikan ruangan tersebut terkunci dan sulit dimasuki.

Jika Anda tidak memiliki jalan keluar lain dan terperangkap, maka satu-satunya cara yang dapat dilakukan adalah mengendap-endap ke belakang penembak lalu tindih pelaku hingga ke lantai sambil mengendalikan kedua tangannya.

Jikalau Anda berada bersama beberapa orang, maka menyerang penembak secara bersamaan adalah opsi kedua untuk menundukkan penembak.

  1. Pengeboman

Tinggalkan tempat kejadian secepat mungkin, tolonglah juga mereka yang kesulitan berjalan. Jauhi gedung-gedung yang rentan jatuh, jendela kaca, aliran gas, serta dapur . Jika tidak memungkinkan, lindungi diri di bawah meja agar tidak terkena serpihan ledakan.

Setelah situasi kondusif, telpon nomor darurat 112 meski jika Anda masih belum bisa berbicara. Beberapa hal yang bisa Anda ingat guna mengidentifikasi pelaku adalah lokasi pelaku, arah lari pelaku, ciri-ciri pelaku, dan segala informasi yang Anda rasa penting.

  1. Posisi Pemulihan

Jika Anda menemukan korban yang tidak sadarkan diri serta tidak mengalami luka apa pun namun masih bernapas, maka korban tersebut harus digerakkan ke posisi pemulihan yaitu, menggulingkan tubuh korban ke arah kiri atau kanan sehingga tubuh tertindih pada bagian samping tubuh, tidak menelungkup dan tidak menengadah.

Posisi ini berguna untuk mencegah terhalangnya saluran pernapasan oleh lidah karena otot yang melemah.

Posisi ini sebaiknya tidak dilakukan jika korban merasa atau memiliki sakit pada bagian belakang, leher, perut, atau sedang berdarah. Untuk mencegah habisnya darah korban, tekanlah bagian yang terluka hingga bantuan datang.

  1. CPR/RJP

Cardiopulmonary resuscitation atau Resusitasi Jantung Paru merupakan tindakan berupa pijatan guna membuka kembali jalur pernapasan yang menyempit atau tertutup sepenuhnya. Berikut adalah cara melakukan CPR:

  1. Letakkan tangan pertama pada bagian pusat dada korban.
  2. Letakkan tangan kedua pada bagian atas tangan pertama, kunci jari-jari tangan kedua di antara sela-sela jari tangan pertama.
  3. Dorong menggunakan berat badan tubuh dan bukan hanya dengan kekuatan tangan. Dorong masuk sedalam 5-6 cm.
  4. Setelah didorong, biarkan tubuh korban kembali ke posisi semula sebelum melakukan dorongan lagi.
  5. Banyak pijatan yang diberikan adalah 100 hingga 120 kali per menit hingga ambulans datang.

 

Pemberian napas bantuan hanya dilakukan jika Anda sudah pernah melakukan latihan. Banyak napas bantuan yang diberikan adalah sekali setiap 30 dorongan CRP setelah menjepit kedua hidung korban dan mendorong dahi korban ke atas dengan dua jari.

Komentar

Rekomendasi

Anak Adopsi Ini Balas Jasa Orang Tua Angkatnya yang Miskin dengan Rumah Mewah

Begini Harapan Vivi AM Haryono di Tahun Baru Imlek 2571

Tingkatkan Wawasan tentang Tokoh-Tokoh Teater Lewat Program Ini

5 Tips Desain Undangan Pernikahan Unik untuk Calon Pengantin

Harper Perintis Makassar Rayakan Natal Bersama Sekaligus Berbagi Kasih

Orang Tua Wajib Tahu, Memarahi Anak Terlalu Sering Bisa Menurunkan Kecerdasan Anak

Awal Tahun 2020, Astra Group Bahas Program Tanggung Jawab Sosial Wilayah Sulsel

Penting Dibaca, Tips Melintasi Genangan Banjir dengan Mobil

Peduli Korban Banjir, SHARP Indonesia Beri Pemeriksaan Kesehatan dan Service Gratis

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar