Hasil Survei Unggulkan Basmin Mattayang-Syukur Bijak di Pilkada Luwu

Indeks Political Indonesia (IPI) merilis hasil survei Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Luwu, di Hotel Swiss-Belinn Makassar, Senin 18 Januari 2018.
Indeks Political Indonesia (IPI) merilis hasil survei Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Luwu, di Hotel Swiss-Belinn Makassar, Senin 18 Januari 2018. /Nasruddin

Terkini.id — Indeks Political Indonesia (IPI) merilis hasil survei Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Luwu, di Hotel Swiss-Belinn Makassar, Senin 18 Januari 2018.

Pengumpulan data dilakukan pada 3-12 Juni 2018 dengan jumlah sampel sebanyak 1212 responden, sampel dipilih menggunakan metode multistage random sampling. Diperkirakan margin of error (kurang lebih) 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Pada hasil survei yang dipaparkan langsung oleh Direktur IPI, Suwandi Amir, elektabilitas tertutup, pasangan calon Bupati dan wakil bupati Luwu nomor urut 1, Basmin Mattayang-Syukur Bijak sebesar 63,2 persen, sedangkan rivalnya Patahuddin-Emmy Tallesang 25,7 persen dan tidak menjawab atau tidak tahu 11,1 persen.

“Kalau pasangan Basmin-Syukur Bijak tidak melakukan blunder, sudah dipastikan pasangan ini akan memenangkan Pilkada Luwu, karena selisih 37,5 persen,” paparnya.

Mengenai popularitas dan akseptabilitas, Basmin memperoleh 95,2 persen, disusul wakilnya 90,5 persen, diurutan ketiga, Patahuddin 89,7 persen dan terakhir, Emmy Tallesang 86,4 persen.

“Wakil juga sangat berpengaruh untuk menaikkan elektabilitas. Saya kira pak Basmin sudah tepat menggandeng Syukur Bijak, apalagi Syukur Bijak dianggap tokoh di Kecamatan Walmas.” ungkapnya.

Lanjut Suwadi, berbicara stronger voter atau kekuatan pilihan, dari elektabilitas Basmin-Syukur 63,2 persen, stronger voter-nya 50,8 persen memilih tetap, 8,5 persen masih memungkinkan berubah, 3,9 persen tidak menjawab.

Sedangkan, elektabilitas Patahuddin-Emmy 25,7 persen, strong voternya, 13,1 persen memilih tetap, 7,9 persen masih memungkinkan berubah dan 4,7 persen tidak menjawab.

Sedangkan tidak mmenjawab, 0,8 persen tetap, 1,9 persen kemungkinan berubah dan 8,4 persen.

Berita Terkait
Komentar
Terkini
Jeneponto

Musim Kemarau, BPBD Jeneponto Lakukan Ini

Terkini.id,Jeneponto - Akibat kemarau panjang, Sejumlah Desa di beberapa Kecamatan di Kabupaten Jeneponto mengalami kekurangan air bersih.Untuk membantu masyarakat yang mengalami kekurangan air bersih,