Hati-hati, Diskominfo: Menonton Konten Negatif Menyimpan Jejak Digital

Diskominfo Makassar
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Makassar, Ichwan Jacob

Terkini.id, Makassar – Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Makassar, Ichwan Jacob, membenarkan ihwal konten negatif berupa pornografi yang semakin mudah dijumpai di internet.

Ia menyebut, saat ini, hal tersebut menjadi semakin nyata dan berbahaya bagi masa depan bangsa ini.

“Dinas Kominfo terus melakukan pemantauan terkait itu, kami telah melakukan koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk pihak kementerian komunikasi,” kata Ichwan saat dikonfirmasi¬†terkini.id, Jumat, 3 Mei 2019.

Selama ini, kata dia, pihaknya rutin berselancar di media sosial sekadar mengamati kondisi yang terjadi di media sosial.

Menurut Ichwan, hampir setiap hari menemukan konten berbahaya, untuk itu pihaknya rutin melakukan pemblokiran terhadap konten semacam itu.

“Diskominfo tak boleh lelah, era internet memang memaksa kita bekerja lebih ekstra, dan kami tak boleh capek,” tegasnya.

Himbauan Diskominfo Makassar

Ichwan pun mengimbau bagi mereka yang sering menonton konten negatif untuk berhenti dan melakukan kegiatan yang positif. Pasalnya, kata dia, hasil tontonan tersebut terekam dan terdata.

“Jadi kalau ada orang yang melamar kerja, kita cukup buka rekam jejaknya, semua aktivitasnya di internet dapat dengan mudah di ketahui,” terangnya.

Oleh karena itu, Ichwan berpendapat, saat ini, sifat dan perilaku seseorang dapat dengan mudah diketahui melalui aktivitasnya berselancar di Internet. Era internet, kata dia, membuat segala hal semakin terang dan transparan, bahkan pada hal yang tabu sekali pun.

“Bahkan dengan tak bertemu sekali pun, kita dapat mengetahui perilaku seseorang,” ujarnya.

Menyikapi kondisi pengaruh buruk konten negatif, Ichwan berharap agar generasi muda mampu tumbuh sehat tanpa mesti mengkonsumsi konten yang bisa menjerumuskan ke hal-hal negatif.

“Pada hal yang bisa merusak masa depan mereka,” tutupnya.

Komentar

Rekomendasi

Lewat Program Setara Digital, MDV Kembangkan Industri Kreatif di Kalangan Disabilitas

6 Startup MDV Wakili Makassar di Kompetisi Nasional Digital Valley

Hamzah Ahmad Ceritakan Pengalamannya Selama Menjabat Dirut PDAM Makassar, Dililit Utang Rp450 Miliar

Pilwali 2020, 2.297 Petugas Bawaslu Makassar Terjamin BPJamsostek

Gelar Rapat Koordinasi, Panitia HBH Ikatek Unhas Matangkan Persiapan EMU 2020

Sudah Diberlakukan 5 Tahun, Perda KTR Masih Butuh Sosialisasi, Ini Alasannya

Bawaslu Makassar Limpahkan Dugaan Pelanggaran None ke KASN

Soal Calon Pendamping, Deng Ical Tunggu Hasil Survei Bulan Januari

Ini Penyebab Calon Direksi Perumda Air Minum Kota Makassar Tidak Lulus Berkas

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar