Hati-hati, Ini 5 Akibat Fatal Jika Anda Malas Cuci Tangan

Malas Cuci Tangan
Ilustrasi cuci tangan

Terkini.id – Meskipun Anda adalah tipikal orang yang sangat rajin, namun ilmuwan mengatakan bahwa ada waktunya seseorang akan lupa untuk mencuci tangannya, entah itu usai bersin atau setelah kencing.

Meski mencuci tangan adalah kegiatan kecil yang tampak mudah, namun ahli menegaskan bahwa tangan adalah tempat bersarangnya kuman. Sebab anggota tubuh ini kerap berinteraksi langsung dengan berbagai hal, sehingga menempatkan bakteri jahat yang bisa mengganggu kesehatan.

Lalu, apa yang terjadi pada tubuh kita jika tidak membersihkan tangan dengan sabun dalam satu hari? Berikut 5 dampak buruk bagi tubuh Anda jika Anda malas mencuci tangan, seperti dilansir dari Liputan6.

1. Infeksi Saluran Pernapasan

Malas Cuci Tangan
Ilustrasi gangguan pernapasan. (foto: hellosehat.com)

Pilek tidak hanya disebabkan oleh udara yang buruk, tapi juga kuman yang menempel di tangan. Itu karena sekitar 80% penyakit menular disebarkan melalui sentuhan.

Baca juga:

Misalnya, Anda baru saja memegang gagang pintu toilet umum dan langsung menyentuh hidung. Dari situlah kuman mulai menyebar dan membuat Anda terinfeksi, meski sistem imun tubuh meresponsnya.

Praktek mencuci tangan yang baik dapat mengurangi jumlah selesma dan mencegah penyakit pernafasan antara 16% hingga 21%.

2. Diare

Malas Cuci Tangan
Ilustrasi diare. (foto: wowkeren.com)

Penyakit diare dapat menyerang dengan cepat pada orang yang tidak mencuci tangan. McIntosh adalah seorang praktisi pengendalian infeksi di University of Kansas Medical Center, mengatakan, “Mencuci tangan setelah keluar dari toilet adalah kunci utama untuk menciptakan hidup sehat. Bakteri dan virus dari kotoran manusia dapat menimbulkan berbagai penyakit terkait diare, contohnya bakteri salmonella, norovirus, dan E. coli.”

Sementara itu, Centers for Disease Control and Prevention (CDC) melaporkan bahwa meski sederhana, mencuci tangan mampu mengurangi jumlah orang yang sakit diare hingga 31%.

3. Keracunan Makanan

Malas Cuci Tangan
Ilustrasi keracunan makanan. (foto: pedomanbengkulu.com)

Ada banyak kasus keracunan makanan, seperti mengonsumsi daging mentah atau makan makanan yang sudah basi (kadaluwarsa). Tetapi keracunan makanan juga bisa mengintai Anda yang tidak mencuci tangan sebelum memasak.

Selain itu, untuk menghindari keracunan makanan, pilihlah bahan masakan yang kualitasnya masih bagus dan segar. Masak daging mentah sampai benar-benar matang dan empuk. Cuci sayuran sampai bersih, sebab biasanya masih terdapat sisa-sisa kotoran yang menempel.

Mencuci tangan dengan cara tepat dapat mengurangi risiko penyakit bawaan makanan dan infeksi lainnya. Menurut CDC, sebagian besar wabah penyakit yang disebabkan oleh makanan berawal atau diperparah oleh tangan yang kotor.

4. Menginfeksi Orang yang Sistem Imunnya Rendah

Malas Cuci Tangan
Ilustrasi. (foto: simex.co.id)

Menurut ahli anestesi (mati rasa) Christian Whitney, bila Anda tidak mencuci tangan secara rutin, maka Anda berisiko terkena infeksi yang berpotensi membahayakan dan juga menginfeksi orang lain, terutama bayi, orang sepuh, dan mereka yang rentan terhadap infeksi.

Ingat, tangan Anda menyentuh segala sesuatu yang ada di lingkungan sekitar, sepanjang hari. Ini berarti kuman yang ada pada tubuh seseorang bisa menempel pada raga Anda, begitu pula sebaliknya.

5. Berkontribusi Terhadap Resistensi Antibiotik

Malas Cuci Tangan
Ilustrasi Antibiotik. (foto: cosmopolitan.co.id)

Centers for Disease Control and Prevention (CDC) melaporkan bahwa mencuci tangan dapat mencegah sekitar sepertiga penyakit yang terkait dengan diare dan sekitar seperlima dari infeksi pernapasan.

Mencuci tangan adalah langkah paling penting untuk tidak menyebarkan bakteri penyebab infeksi, yang umumnya dapat terobati menggunakan antibiotik.

Selain itu, mencuci tangan juga dapat mengurangi hampir 60 persen penyebaran penyakit terkait diare pada orang dengan sistem kekebalan yang lemah. Semakin sedikit infeksi, semakin sedikit pula antibiotik yang dikonsumsi.

Mencuci tangan Anda dapat mencegah penyebaran penyakit yang sulit diobati, yang biasanya ditimbulkan oleh kuman yang kebal terhadap antibiotik.

Citizen Reporter : Salman (Siswa SMK 1 Nunukan Kalimantan Utara)

Komentar

Rekomendasi

4 Resep dari Motivator Kondang ini Atasi dan Pulih dari Corona

Ini Modal Utama Lawan Corona Menurut Ahli

Tips Menu Sahur Sehat di Tengah Pandemi Ala Pakar Ilmu Gizi

Makanan untuk Pasien Covid-19: Asupan Protein dan Energi Lebih Tinggi

Di Tengah Pandemi Covid-19, Ahli Gizi Anjurkan Konsumsi Ikan ini

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar