Hati-hati, Ini Akibat Fatal Jika Anda Doyan Ngupil

Ngupil
Ngupil. (foto: hellosehat.com)

Terkini.id – Pada dasarnya, ngupil bukanlah hal yang berbahaya bagi kesehatan. Kegiatan ini menjadi berbahaya jika terlalu sering melakukannya.

Ya, mungkin pada awalnya Anda berniat untuk menghilangkan kotoran-kotoran yang menyumbat hidung, sehingga Anda ngupil dengan menggunakan jari.

Namun tanpa disadari Anda mungkin saja melakukannya karena sudah terbiasa dan merasa nyaman jika sering mengupil. Kebiasaan ini yang akan berbahaya bagi kesehatan Anda. Apa saja dampak buruk dari kebiasaan sering ngupil?

Sebuah penelitian yang dilakukan di European Respiratory Journal menunjukkan bahwa dampak buruk dari seseorang yang mengupil dengan jari bisa menyebabkan pneumonia atau kanker paru-paru.

Alasannya, karena adanya kontak langsung antara hidung dan tangan di mana tangan kita terdapat banyak sekali kuman dan bakteri.

Ngupil
Ilustrasi ngupil. (foto: hipwee.com)

Menarik untuk Anda:

Sementara itu, dokter sekaligus peneliti klinis di Liverpool School of Tropical Medicine dan Royal Liverpool Hospital, Victoria Connor, mengatakan bahwa infeksi pneumokokus adalah penyebab utama kematian di seluruh dunia. Penyakit ini diperkirakan yang menjadi penyebab atas 1,3 juta kematian anak-anak di bawah lima tahun setiap tahun.

“Orangtua dan orang-orang dengan penyebab lain imunitas yang terganggu, seperti penyakit kronis, juga berisiko tinggi terkena infeksi pneumokokus,” ujar Victoria Connor, dikutip dari The Sun, Sabtu, 13 Oktober 2018.

Tapi menurut Connor, masih banyak yang belum memahami penyebaran bakteri tersebut, sehingga banyak masyarakat yang telat untuk penanganannya.

Ngupil
Ngupil

Masyarakat, kata Connor, perlu diberikan pemahaman lebih jelas tentang bagaimana bakteri menyebar. Akan memungkinkan untuk saran yang lebih baik tentang bagaimana penularan dapat dikurangi, sehingga ada pencegahan infeksi pneumokokus yang lebih besar.

“Mungkin tidak realistis membuat anak-anak berhenti mengupil, memasukkan tangan dan menggosok hidung mereka,” terangnya.

Connor menambahkan, kehadiran bakteri kadang-kadang dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh anak-anak dan dapat mengurangi peluang mereka untuk membawanya lagi di kemudian hari.

“Dalam situasi ini, memastikan kebersihan tangan yang baik dan pembersihan mainan atau permukaan mungkin akan mengurangi transmisi, dan mengurangi risiko terkena infeksi pneumokokus seperti pneumonia,” pungkasnya.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Lakukan Langkah ini Agar Terhindar dari DBD di Masa Pandemi Covid-19

Tahukah Anda? Klaster Kencan, Pesta dan Klinik Gigi Tertinggi Tularkan Covid-19

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar