Hati-hati! Kasus Covid Melonjak, Menkes: Puncak Omicron 3 Sampai 6 Kali Dari Varian Delta

Terkini.id, Jakarta – Peningkatan kasus Covid-19 di Indonesia varian Omicron cukup signifikan terjadi.

Bahkan peningkatan kasus varian Omicron ini diperkirakan dapat melebihi varian sebelumnya yaitu varian Delta.

Menanggapi hal tersebut dr. Siti Nadia Tarmizi, M.Epid selaku Juru Bicara Vaksinasi Kementrian Kesehatan (Kemenkes) menjelaskan dalam konfrensi persnya.

Baca Juga: Update Covid-19 Sabtu 25 Juni, Tambah 1.831 Kasus Baru

Ia memprediksi puncak kenaikan covid varian Omicron terjadi beberapa minggu kedepan, sekitar akhir Februari atau awal Maret 2022.

Melansir dari CNBC Indonesia, Nadia menjelaskan pada pertengahan tahun lalu kasus covid varian Delta mencapai angka 56 ribu kasus harian dalam rentang waktu 3 minggu.

Baca Juga: Gejala Omicron Mengalami Peningkatan 21 Kasus BA.4, 122 Kasus BA.5

Sedangkan saat ini kasus covid varian Omicron mencapai angka 40 ribu kasus harian dalam hitungan hari.

Menurutnya meskipun angka kesakitan dan kematian jauh lebih rendah, namun kecepatan penularan varian Omicron ini tetap menjadi perhatian kita.

“Melihat tren peningkatan, akhir Februari atau awal Maret puncak omicron 3-6 kali dari delta,” jelasnya, seperti dikutip dari CNBC Indonesia pada Jumat 11 Februari 2022.

Baca Juga: Gejala Omicron Mengalami Peningkatan 21 Kasus BA.4, 122 Kasus BA.5

Tak lupa, Nadia juga menghimbau bagi masyarakat yang belum mendapatkan vaksin agar segera mengkuti vaksinasi pada lokasi terdekat, terutama bagi para lansia.

Vaksinasi penting dilakukan untuk melindungi diri dari Covid-19, sehingga jika terpapar covid akan mengalami gejala yang lebih ringan.

“Kami ingatkan vaksinasi upaya percepat proteksi diberikan vaksinasi kasus lebih ringan. Booster sudah bisa diakses tidak terbatas kriteria dosis 1-2,” pungkasnya.

Bagikan