Hati-hati, Sering Konsumsi Makanan Pedas Bisa Akibatkan Tenggorokan Sobek Hingga Kematian

Terkini.id, Makassar – Makanan pedas hampir selalu menantang dan menggoda untuk dinikmati. Memang tidak semua orang menyukai sensasi pedas, tapi bagi para pecinta pedas, makanan tanpa sensasi pedas bisa dianggap hambar dan membosankan.

Namun, di balik kelezatannya terdapat bahaya makan pedas yang mengintai kesehatan Anda, meskipun banyak orang yang percaya bahwa makanan pedas memiliki manfaat seperti mempercepat metabolisme tubuh, antiinflamasi, melawan bakteri dan sel kanker, hingga membuat panjang umur.

Hal ini bisa saja terjadi mengingat sumber makanan pedas seperti cabai dan rempah lainnya memang memiliki beberapa kandungan yang baik untuk tubuh.

Manfaatnya memang banyak, tapi konsumsi makanan yang terlalu pedas dan juga bisa berbahaya bagi tenggorokan, bahkan bisa mengakibatkan kematian.

Dilansir dari Men’s Health, sebuah kejadian tragis akibat mengkonsumsi makanan terlalu pedas dialamai oleh seorang pria berusia 47 tahun di California.

Menurut laporan The Journal of Emergency Medicine, yang terbit pada 2016, pria tersebut harus dilarikan ke rumah sakit setelah menyantap hamburger dengan saus ghost pepper yang super pedas.

Setelah diperiksa lewat CT scan, para dokter menemukan adanya sobekan sebesar 2,5 cm di bagian tenggorokannya. Hal ini dikarenakan pria itu sebelumnya berusaha untuk memuntahkan makanan tersebut, karena rasa pedas yang tak kunjung hilang.

Beruntung, sobekan pada tenggorokan pria ini tak terlalu fatal, sehingga nyawanya masih bisa diselamatkan.

Kisah tragis lainnya juga dialami seorang chef amatir asal Inggris bernama Andrew Lee pada 2018. Akibat menyantap saus cabai buatannya sendiri, ia harus kehilangan nyawanya.

Saus cabai buatan Andrew ini dibuat menggunakan cabai merah yang ditanam sendiri, demi mendapatkan sengatan pedas yang sesuai.

Pada suatu malam, Andrew iseng mencoba saus cabai itu. Setelah menyantap saus itu, ia mulai mengeluh bahwa seluruh tubuhnya gatal-gatal, hingga Andrew tertidur.

Malangnya, Andrew tidak pernah bangun lagi untuk selamanya. Pihak keluarga mengatakan bahwa Andrew tidak memiliki riwayat penyakit apapun, apalagi penyakit jantung.

Komentar
Terkini