Hebat, Sidrap Berhasil Pertahankan Predikat Kabupaten Layak Anak

Hebat, Sidrap Berhasil Pertahankan Predikat Kabupaten Layak Anak

Terkini.id,Sidrap – Kabupaten Sidrap mempertahankan predikat Kabupaten Layak Anak (KLA) di tahun 2019. Penghargaan dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) itu diterima Sidrap bersama 13 kabupaten lain di Sulawesi Selatan.

Wakil Bupati Sidrap, H Mahmud Yusuf menerima penghargaan yang diserahkan Menteri Menteri KPPPA Yohana Yembise, di Hotel Four Points, Makassar, Selasa 23 Juli 2019 malam.

Dalam kesempatan itu, hadir Kadis Pemberdayaan Masyarakat Desa, Perempuan dan Perlindungan Anak (PMDPPA) Sidrap, Patahangi Nurdin, Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Sidrap, Nurkanaah dan Kepala SMKN 1 Sidrap, H Sulaeman.

Ini merupakan penghargaan ketiga secara berturut-turut yang diterima Kabupaten Sidrap. Penghargaan serupa juga diraih tahun 2017 dan 2018 lalu.

H Mahmud Yusuf menyambut baik penghargaan yang diberikan guna mendorong pemerintah daerah memenuhi kebutuhan anak Indonesia. Dikatakannya, prestasi itu buah kerja seluruh stakeholder dan dukungan penuh Bupati Sidrap.

Baca juga:

“Ini sekaligus menjadi tantangan ke depan dalam meningkatkan komitmen terhadap perlindungan anak dan pemenuhan indikator-indikator KLA,” jelasnya.

Adapun 13 kabupaten/kota lain di Sulsel penerima KLA yaitu Bantaeng, Bulukumba, Sinjai, Bone, Maros, Gowa, Luwu Utara, Palopo, Luwu Timur, Makassar, Parepare, Soppeng, dan Takalar.

Komentar

Rekomendasi

Di Sidrap Kasus Positif Corona Terus Bertambah

Bertambah 4, Kasus Positif Corona di Sidrap Jadi 31 Orang

Syahar Sebut Bupati Sidrap Tolak 2 Ribu Rapid Test Bantuan Dari NasDem

ASH Apresiasi Peran Aktif Pemuda dan Aparat Desa Cegah Covid-19

Update Covid-19 di Sidrap: Pasien Positif Bertambah

Rapid Test Dilakukan Serentak di 11 Kecamatan di Sidrap, Hasilnya?

Giliran 180 KK Warga Bila Riawa Terima BLT di Tengah Covid-19

Cegah Covid-19, 1021 Pendatang di Sidrap Masih Dalam Pantauan

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar