Heboh! Ramai Beredar Foto Diklaim Pemimpin Taliban Minum Wiski di Jet Pribadi, Benarkah?

Terkini.id, Internasional – Belakangan ini, ramai beredar foto pemimpin Taliban yang disebut tengah meminum minuman beralkohol jenis wiski di sebuah jet pribadi.

Akun tersebut dengan cepat lantas ramai di media sosial dan menjadi perbincangan banyak netizen.

Netizen di media sosial Twitter yang mengunggah potret tersebut bernama akun Haru0neday2813.

Akun itu juga menambahkan narasi pada unggahan fotonya yang bertuliskan sebagai berikut:

The Taliban’s religious leaders are drinking whiskey and flying in private jets, while his soldiers believe in them, in what they call “Allah Akbar” (God is greatest).

Terjemahan:

“Para pemimpin agama Taliban minum wiski dan terbang dengan jet pribadi, sementara tentaranya percaya pada mereka, dalam apa yang mereka sebut ‘Allah Akbar’ (Tuhan Maha Besar).”

Penelusuran

Dari hasil penelusuran, sebagaimana dilansir terkini.id dari Medcom pada Selasa, 31 Agustus 2021, foto tersebut dinyatakan telah diedit.

Melalui reverse image, ditemukan foto aslinya beredar di Facebook pada 15 Agustus 2019.

Akun bernama Jamiat Talba Islam bajaur mengunggah foto yang sama, tetapi tidak terlihat ada minuman wiski di samping pria tersebut.

Sementara itu, melansir AFP, pria dalam foto itu adalah seorang politikus Pakistan, Maulana Fazlur Rehman. Ia juga adalah presiden Jamiat Ulama-e-Islam (JUI-F), sebuah partai politik Pakistan.

Mengamati bentuk kabin pesawat seperti tata letak kabin, kursi, dan skema warna sesuai dengan desain interior maskapai Arab Saudi Saudia, bukan jet pribadi.

Kemudian, para pemimpin Taliban tidak ada yang bernama Maulana Fazlur Rehman dan wajah yang mirip dengan pria di pesawat.

Dilansir dari BBC News, Pemimpin Taliban tertinggi saat ini bernama Mawlawi Hibatullah Akhundzada, Mantan Ketua Mahkamah Agung yang memimpin sejak 2016 dan juga pemegang otoritas tertinggi untuk urusan politik, keagamaan, dan militer.

Kesimpulan

Klaim foto tersebut adalah tidak benar alias hoax atau misleading content lantaran telah melalui proses pengeditan.

Bagikan