Heboh, Relawan BPBD Diusir dari Kantor Bappeda Kota Palu

Relawan Diusir
Relawan BPBD diusir dari halaman kantor Bappeda kota Palu. (foto: Facebook/Yusuf Faisal Isima)

Terkini.id, Palu – Posko induk Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) se-Indonesia terpaksa angkat kaki dari halaman kantor Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bapedda) Kota Palu, Sulawesi Tengah.

Menurut kabar yang beredar, hal itu dikarenakan ada informasi bahwa aset Bappeda ada yang hilang. Sehingga Bappeda Sulteng dikabarkan mengusir sejumlah relawan dari halaman kantor yang selama ini dijadikan posko para relawan.

Dari unggahan Facebook dengan akun bernama Moehammad Iqbal, terlihat Kepala Bapedda Sulteng, Patta Tope menemui para anggota relawan agar segera meninggalkan halaman kantor Bepedda Sulteng.

Selain itu, salah seorang relawan dari tim relawan BPBD se-Indonesia mengatakan pihaknya sudah beberapa hari di lokasi dan sangat kecewa sekali karena dituduh mengambil barang-barang dari Bappeda.

Relawan Diusir
Relawan BPBD diusir dari halaman kantor Bappeda kota Palu. (foto: Facebook/Yusuf Faisal Isima)

Dalam video yang berdurasi 3: 47 detik itu, lebih lanjut ia mengatakan bahwa sangat kecewa karena telah dianggap sebagai pencuri padahal niatnya hanya untuk membantu para korban.

Menarik untuk Anda:

“Ngapain kami kita jauh-jauh kesini pak kalau cuman mau mencuri, jujur yah pak, saya sangat kecewa karena saya datang ke sini bukan untuk reakrasi, padahal saya meninggalkan istri saya yang hamil empat bulan, saya tinggalkan di rumah dan dia sakit-sakitan tapi balasannya kita dikatakan penjahat, dan dianggap pencuri,” kata salah seorang relawan BPBD sambil memperlihatkan ekpresi kekecewaan.

Kepala Bappeda, sambung relawan tersebut, mengeluarkan statement semua relawan tinggalkan lokasi di sini jadi kita packing dan kosongkan lokasi ini untuk pindah, karena kita disuruh pergi dari tempatnya padahal ini sudah melanggar undang-undang karena menurut undang-undang (UU Nomor 24 Tahun 2007 Tentang Penanggulangan Bencana) fasilitas negara siap pakai.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Jika Agama Dihina, UAS: Wajib Kita Marah dan Mengamuk

Puji Kepemimpinan IDP, Aty Kodong: Bupati Lutra Luar Biasa Cerdas dan Merakyat

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar