Heboh Video Siswa SMA Al Azhar Berkata Kasar ke Gurunya, Ternyata Hanya Iseng

SMA Al Azhar
Screen shoot video viral siswa SMA Al-Azhar berkata kasar ke gurunya

Terkini.id, Jakarta – Belum lama ini jagat dunia maya dihebohkan oleh video viral yang memperlihatkan seorang siswa di sebuah SMA di Jakarta Utara berkata kasar kepada gurunya.

Dari informasi yang dihimpun terkini.id, pelajar tersebut merupakan murid SMA Al Azhar Kelapa Gading. Dalam video yang beredar luas di media sosial itu, sang pelajar terlihat berucap kasar kepada gurunya saat pelajaran sementara berlangsung.

Sang guru yang sedang berdiskusi dengan seorang siswa di depan kelas diteriaki dengan kata-kata kasar oleh siswa yang diduga sedang memvideokannya.

Video berdurasi singkat tersebut menunjukkan kalau sang siswa yang viral itu berulang kali mengucap kata-kata kasar kepada sang guru, namun guru itu tak menggubris atau mungkin tak mendengar kata-kata kasar yang dilontarkan oleh sang siswa.

Kepala SMA Al Azhar membenarkan peristiwa dalam video itu

Peristiwa tersebut dibenarkan Kepala Sekolah SMA Al Azhar Kelapa Gading, Sumanto.

Pihaknya mengemukakan kata-kata kasar yang terdengar dalam video tersebut ditambahkan kemudian pada malam hari setelah gambar diambil pada siang hari di ruang kelas di sekolah itu.

“Siswa tidak bersuara pada pengambilan video itu karena menurut pengakuan siswa bahwa video itu setelah malam harinya baru di-dubbing dengan suara tambahan,” kata Sumanto, Jumat 1 Maret 2019, dikutip dari Kompas.

Sumanto juga mengungkapkan bahwa pihaknya baru mengetahui video itu viral seminggu setelah peristiwa tersebut terjadi.

SMA Al Azhar
Screen shoot video viral siswa SMA Al-Azhar berkata kasar ke gurunya

Siswa yang bersangkutan telah dipanggil pihak sekolah

Siswa yang bersangkutan, kata Sumanto, telah dipanggil oleh pihak sekolah.

“Saat dipanggil, siswa bersangkutan hanya bisa menangis dan mengakui perbuatannya. Murid kelas 10 itu mengaku hanya iseng menambahkan kata-kata kasar dalam video yang telah diambilnya sebelum mengunggah video itu ke akun Instagram,” ujarnya.

“Ada salah satu guru yang mengajar, ditanya motifnya apa, dia semata-mata hanya iseng, iseng yang menurut kami iseng yang tidak baik,” jelasnya.

Sumanto menambahkan, guru yang diteriaki kata-kata kasar itu menyatakan tidak mendengar ucapan yang dilontarkan murid tersebut.

“Yang bersangkutan benar-benar tidak menyadari kalau dalam proses belajar diskusi kelompok yang kondusif ada salah seorang siswa yang merekam, walaupun merekam hanya durasi satu menitan,” pungkasnya.

Berita Terkait