Heboh Wanita Indonesia Jual Keperawanannya di Jerman, Laku Rp 19 Miliar

Illustrasi wanita jual diri. (Ist)

Terkini.id, Jerman – Seorang gadis asal Indonesia diketahui melelang keperawanannya di Jerman. Menjadi perhatian, karena keperawanannya laku sampai Rp 19 miliar.

Gadis nama samaran Fella diketahui menjual keperawanannya lewat agensi online yang berbasis di Jerman, yakni Cinderella Escorts (EC).

Agensi tersebut memang fokus menjajakan bisnis “jual keperawanan” kepada para pembeli dari seluruh dunia. Sistem jual-belinya pun bersifat lelang, di mana penawar dengan harga tertinggi yang akan berhasil.

Melansir dari grid.id, agensi tersebut “menjual” Fella dengan menyampaikan beberapa ciri-ciri, antara lain berusia 21 tahun, tinggi badan 160 cm dan berat badan 53 kg, rambut hitam, payudara ukuran biasa, dan tidak pernah menjalani operasi apa pun. Fella juga disebutkan tidak bertato dan mata kecoklatan.

Disebutkan juga, pemenang yang membeli keperawanan Fela adalah pengusaha asal Jepang.

Baca juga:

Kasus seseorang menjual keperawanannya tersebut diketahui sering terjadi. Rata-rata alasannya karena ekonomi. Sama seperti Fela yang ingin menafkahi keluarganya.

Tren menjual keperawanan akhir-akhir ini sedang marak di beberapa negara, seperti Jerman, Perancis, Rumania dan negara lainnya.

Motif dari menjual keperawanan ini pun beragam, ada yang beralasan untuk membiayai kuliah, membantu perekonomian keluarga, bahkan ada pula yang hanya ingin mendapat uang untuk berpergian.

Tarif yang ditawarkan pun tak main-main, nominalnya bisa mencapai £ 1 juta (Rp38 miliar).

Para wanita yang menawarkan dirinya pun dibilang masih sangat muda, mulai 18 tahun.

Biasanya, pelanggan yang mengikuti pelelangan berasal dari para pebisnis kaya.

Jasmine (20) dari Paris menawarkan keperawanannya dengan tarif £ 1 juta (Rp19 miliar) dengan tujuan membantu perekonomian keluarga, berkeliling dunia dan memulai bisnis sendiri.

Aleexandra Kefren (18) dari Rumania menjual keperawanannya pada tahun 2016 dengan tarif sebesar £ 1,7 juta (Rp33 miliar) dan dia tidak peduli keluarga tidak lagi mengakui dirinya jika melakukan tindakan tersebut.

Giselle (19) model dari Amerika menjual keperawanannya dengan harga £ 1 juta untuk membayar biaya kuliah dan bepergian.

Tanpa alasan itu semua, mereka tidak dapat bergabung dengan layanan Cinderella Escort.

Para wanita juga dapat membatalkan pertemuan mereka kapan pun jika mereka merasa tidak nyaman atau jika pelanggan tidak terawat dan tidak sopan.

Agensi tersebut juga menolak para wanita yang ingin mendaftar jika mereka melihat ada orang lain yang memaksa wanita tersebut dan mereka tidak ingin menjual keperawanan dengan kemauan mereka sendiri.

Zakobielski telah meraup keuntungan hingga jutaan pounsterling dari bisnis yang dijalankannya tersebut.

Dengan banyaknya pro dan kontra, kenyataannya semakin banyak pula wanita muda yang ingin menjual keperawanannya demi sejumlah uang yang menggiurkan.

Komentar

Rekomendasi

Viral Ksatria Baja Hitam Belanja di Pasar, Tukang Sayur Heboh

Ternyata ini Lokasi Pertarungan Sesungguhnya Menghadapi Pandemi Covid-19

Pemerintah Batalkan Pemberangkatan Haji 2020, Ini Reaksi PBNU

Anggota KKB Papua Pelaku Pembunuhan Berencana Terancam Hukuman Mati

Heboh Warga Disogok Agar Keluarganya Dikubur secara Covid-19, Ini Penjelasan RS

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar