Terkini.id, Jakarta- Pegiat media sosial Helmi Felis kembali mengomentari pernyataan Presiden Jokowi alias Joko Widodo terkait presiden baru 2024.
Komentar Helmi Felis terhadap Presiden Jokowi dituliskan melalui akun Twitter pribadinya pada Sabtu 11 Juni 2022.
Helmi Felis dalam komentarnya menanggapi pernyataan Presiden Jokowi bahwa siapapun presidennya dapat melanjutkan program-programnya.
Helmi Felis menyoroti kinerja Jokowi dalam lima hal. Helmi pun menilai kinerja presiden “jeblok” dalam lima hal tersebut.
Adapun lima hal tersebut di antaranya adalah ekonomi kedaulatan negara, daya beli rakyat, pengelolaan sumber daya alam dan manusia.
- Helmi Felis ke Jokowi: Bukan Percuma Pak! Tuanya Nanti Jadi Penipu, Umbar Janji Boro-Boro Ditepati
- PPP Dukung Ganjar Melaju di Pilpres 2024, Akun Helmi Felis Singgung Lambang Ka'bah: Memalukan
- Fahri Duga Anies Gagal Maju Capres, Helmi Felis: Please, Jangan jadi Dukun!
- Helmi Felis Sebut Anies Baswedan Tercatat Sejarah: Kakek Sampe Neneknya Frontliner!
- Ahmad Nuril Sebut Anies Pemimpin Ibu Kota Sukses, Helmi Felis: Mau Cari yang Gimana Lagi?
“Sementara kinerjanya, ekonomi jeblok, kedaulatan negara jeblok, daya beli rakyat jeblok” tulis Helmi Felis, @Helmi_Felis.
“pengelolaan SDA jeblok, pengelolaan SDM jeblok,” imbuhnya.
Lantas Helmi pun mempertanyakan pernyataan Jokowi yang ingin presiden baru melanjutkan programnya.
Dia mempertanyakan dengan penilaiannya yang menganggap kinerja Jokowi “jeblok” tapi ingin presiden baru melanjutkannya.
“Mau dilanjutkan yang begitu? yang bener saja pak,” ujar Helmi.

Sementara itu, Presiden Jokowi melontarkan pernyataannya terkait presiden baru 2024 saat menghadiri acara HUT HIPMI ke-50 di Jakarta Convention Center, Senayan, Jakarta, Jumat 10 Juni 2022.
Presiden Joko Widodo atau Jokowi meminta presiden Indonesia setelahnya mau melanjutkan program-program yang ia jalankan selama dua periode menjabat kepala negara.
Jokowi mengatakan, keberlanjutan program pemerintah yang baik harus terus dilanjutkan agar negara bisa stabil dari berbagai sektor mulai dari ekonomi hingga pendidikan.
“Pemimpinnya siapa pun terserah, tapi yang dilanjutkan adalah program-programnya, supaya ada kontinuitas, supaya ada keberlanjutan, jangan sampai pemimpin satu sudah mengerjakan, tidak dilanjutkan pemimpin berikutnya, ini yang bahaya,” kata Jokowi, dikutip dari suara.com.
“Dan selalu kalau seperti itu mulai terus dari TK terus. sudah ke SMA, sudah ke SMA, mulai lagi dari TK, kapan kita sampai lulus universitas, ini bukan problem yang enteng,” tegas Jokowi.
Mantan Wali Kota Solo itu menyatakan, tantangan negara dalam tiga tahun terakhir ini sangat berat, mulai dari Pandemi Covid-19 hingga Perang Rusia vs Ukraina yang mengakibatkan ketidakpastian global.
“Kita ini sekarang sudah betul-betul, semua kepala negara saya pastikan pusing semua, urusan ekonomi pemulihan karena pandemi belum selesai, ditambah lagi perang di Ukraina,” ucapnya.
Oleh sebab itu, Jokowi meminta seluruh pihak untuk menjaga stabilitas politik jelang Pemilu 2024 di dalam negeri agar tidak menjadi masalah baru yang membebani negara.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
