Masuk

Helmi Felis: Nanti Kalo Ketemu Menteri Agama di Neraka, Ludahin Aja, Kencingin!

Komentar

Terkini.id, Jakarta – Pegiat media sosial, Helmi Felis menanggapi berita bahwa Pusat Seismologi Teknik, Geofisika Potensial, dan Tanda Waktu Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan hilal terlihat pada 2 April 2022 di 10 lokasi seluruh Indonesia.

Helmi Felis mengatakan bahwa jika penetapan waktu awal puasa oleh Pemerintah salah, maka Menteri Agama yang mesti diserang di negara atas hal ini.

“Pokoknya kalo ikut penetapan waktu PUASA pemerintah salah Nanti kalo ketemu Menteri Agama di NERAKA ludahin aja, kencingin,” kata Helmi Felis melalui akun Twitter pribadinya pada Senin, 4 April 2022.

Baca Juga: Emak-Emak Penghina Iriana Jokowi Ditangkap, Chusnul: Helmi Felis dan Bobby Andhika Kenapa Belum?

“Jitak sekalian, sorakin rame-rame, kasih tokainya Ahok sebelum kecemplung di NERAKA. Gitu aja kok repot,” sambungnya.

Dilansir dari Antara, Pusat Seismologi Teknik, Geofisika Potensial, dan Tanda Waktu Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan hilal terlihat pada Sabtu, 2 April 2022 yang tersebar di 10 lokasi seluruh Indonesia.

Kepala Pusat Seismologi Teknik, Geofisika Potensial, dan Tanda Waktu BMKG, Rahmat Triyono mengatakan bahwa meski Pemerintah sudah mengumumkan awal Ramadan 1443 H jatuh pada Minggu, pengamatan hilal tetap dilakukan BMKG untuk keperluan koreksi data hisab.

Baca Juga: Helmi Felis Pamer 26 Prestasi Anies, Chusnul: Pak Ganjar Pernah dalam Setahun Dapat 40 Penghargaan, Kita Santai Aja

“Dari 34 lokasi pengamatan hari ini, hanya 10 lokasi yang dapat mengamati hilal,” kata Rahmat pada Sabtu malam, 2 April 2022.

“Sedangkan daerah lainnya meskipun tinggi hilal sudah cukup tinggi untuk dapat diamati dengan mata telanjang, namun karena kondisi cuaca sehingga di beberapa tempat, hilal tidak dapat teramati,” lanjutnya.

Adapaun 10 lokasi yang dimaksudkan tersebut adalah sebagai berikut:

  1. Pantai Wolulu, Kolaka, Kendari
  2. Dermaga Kokar, Alor NTT
  3. Tower Hilal Marana Donggala, Palu.
  4. Bukit Persaudaraan Mau Hau, Waingapu, Sumba Timur.
  5. Pantai Loang Baloq, Mataram.
  6. Pantai Galesong Takalar, Gowa.
  7. Kantor BMKG Badung, Bali.
  8. Rooftop kantor BMKG NTT, Kupang.
  9. Pantai Cermin, Pariaman.
  10. Pantai Binasi, Sorkam, Tapanuli Tengah, Sumut.

Untuk diketahui, tinggi hilal adalah besar sudut yang dinyatakan dari posisi proyeksi Bulan pada horizon teramati hingga ke posisi pusat piringan berada.

Baca Juga: Nikita Mirzani Lebih Baik Dipenjara Daripada Minta Maaf ke Habib Rizieq, Helmi Felis: Polri Makin Presisi

Adapun ketinggian hilal yang teramati salah satunya di Badung, Bali berkisar pada 11 derajat 23 menit.

Pada Jumat, 1 April 2022, BMKG telah mengamati hilal pada 34 lokasi yang seluruh hasil hilal tidak teramati.

Itu dikarenakan ketinggian hilal untuk seluruh wilayah Indonesia tingginya kurang dari 3 derajat, sehingga tidak memenuhi prasyarat yang ditetapkan MABIMS, yakni ketinggian hilal 3 derajat dengan elongasi 6,4 derajat.

Adapun MABIMS adalah kriteria penentuan awal bulan (kalender) Hijriyah yang ditetapkan berdasarkan Musyawarah Menteri-Menteri Agama Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia dan Singapura, dan dipakai secara resmi untuk penentuan awal bulan Qomariyah.