Hilmi Firdausi: India Harus Belajar dari Indonesia Bagaimana Mayoritas Hormati Minoritas

Hilmi Firdausi: India Harus Belajar dari Indonesia Bagaimana Mayoritas Hormati Minoritas

R
R
Resty
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Jakarta – Aktivis Dakwah, Hilmi Firdausi menilai bahwa India harus belajar dari Indonesia soal bagaimana mayoritas menghormati minoritas.

Hal ini ia sampaikan sebagai tanggapan terhadap politisi Partai Bharatiya Janata atau BJP yang menghina Nabi Muhammad SAW.

“Saya pribadi mengecam keras pernyataan politisi India dari Partai BJP Nupur Sharma yg menghina Rasulullah SAW,” kata Hilm Firdausi melalui akun Twitter @Hilmi28.

“Semoga pemerintah segera mengambil sikap tegas dgn ikut mengecam hal ini. India harus belajar dari Indonesia bgmna mayoritas menghormati yang minoritas,” lanjutnya.

Dilansir Tempo dari India Today, juru bicara BJP, Nupur Sharma dan Pemimpin BJP, Delhi Naveen Kumar Jindal dinilai melontarkan pernyataan menghina Nabi Muhammad SAW.

Baca Juga

Hal tersebut terjadi dalam debat TV tentang perselisihan Masjid Gyanvapi yang sedang berlangsung di India.

Sharma dinilai mengatakan bahwa hal-hal tertentu dari kitab-kitab agama Islam dapat diejek oleh orang-orang.

Hal ini pun membuat banyak masyarakat Arab marah hingga muncul seruan untuk memboikot India, termasuk produk-produk India.

Banyak orang India juga mengutuk pernyataan yang dianggap menistakan itu. Mereka menilai bahwa itu dapat membahayakan hubungan India dengan dunia Arab, dan menciptakan masalah bagi orang India di luar negeri.

Adapun BJP pada Minggu merilis sebuah pernyataan melalui Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai, Arun Singh.

Singh mengatakan bahwa BJP sangat menentang ideologi apa pun yang menghina atau merendahkan sekte atau agama apa pun.

Ia juga menyebut, BJP sangat menghormati semua agama dan mengecam keras penghinaan terhadap kepribadian agama mana pun.

Akan tetapi, pernyataan BJP tidak secara spesifik merujuk pada komentar Sharma dan juga tidak menyinggung tentang agama yang dimaksud.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.