HIMIKOM UMI akan gelar MUBES IX, saatnya perempuan pimpin organisasi

Pasangan nomor urut 2 Istamuddin Nur-Yunita Azhari untuk pemilihan Ketua dan Wakil Ketua Umum yang akan di gelar MUBES IX di Tanjung Bayang

Terkini,id, MAKASSAR – Himpunan Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Muslim Indonesia (HIMIKOM UMI) akan menggelar Musyawarah Besar IX (MUBES IX) untuk melangsungkan pemilihan ketua dan wakil ketua umum periode 2018-2019. Mubes akan dilaksanakan di Tanjung Bayang, pada 20 hingga 22 April 2018.

Dalam pemilihan kali ini diikuti oleh dua pasangan calon kandidat yakni nomor urut 1 Muhammad Yahya- Ahmad Mutawakkil dan nomor urut 2 Andi Istamuddin Nur-Yunita Azhari.

Ada hal yang menariknya pada Mubes tahunan di HIMIKOM UMI kali ini, ada sosok Yunita menjadi satu-satunya perempuan yang memberanikan diri untuk bertarung sebagai wakil ketua dari Andi Istamuddin Nur.

Poster Pasangan nomor urut 2 Istamuddin Nur-Yunita Azhari.

Saat ini, Yunita terdorong atas niat tulus seorang perempuan dalam mengerjakan tugas yang di berikan organisasi terhadap dirinya.

“Kami berdua sebagai pasangan yang ideal, dua sosok yang akan membangun organisasi dari dua sudut yaitu perempuan dan laki laki, kenapa seperti kita sadari bersama sosok perempuan di dalam organisasi sangat jarang dilihat untuk mengambil tanggung jawab lebih dalam organisasi, maka perlu kita sadari bersama sudah saatnya perempuan maju di garis terdepan untuk mengambil tanggung jawab yang sama halnya dengan laki laki, karena pada dasarnya kedua insan ini mempunyai hak yang sama, maka tidak ada kata untuk tidak untuk kaum perempuan,” kata Yunita dalam siaran yang tersebar, Jumat (20/04/2018).

“Mari kita tinggalkan budaya lama yang menganggap bahwa perempuan sudah cukup jadi bendahara saja atau kalau di kepanitiaan cukup di divisi logistik dan pendanaan, oh tidak, sudah saatnya perempuan bangkit, karena perempuan bukan saja untuk menjadi bendahara dalam organisasi, tapi perempuan bisa menjadi pemimpin dalam organisasi,” tambahnya.

Menurutnya, kesadaran seseorang itu tidak akan timbul dengan sendirinya, tetapi kesadaraan itu timbul karena ada rangsangan dari dalam dirinya atau dari luar dirinya. Ketika perempuan berpikir dengan kondisi atau posisinya selama ini dalam organisasi maka perempuan itu akan sadar. Perempuan harus sadar dengan posisinya selama ini dalam organisasi, tetapi sadar saja tidak cukup bagi perempuan, kesadaran itu harus di praktekan dalam organisasi, mulai lah ambil tanggung jawab diluar dari bendahara dan divisi logistik, jangan sebagai anggota tetapi koordinator atau ketua panitia.

“Ketika hal-hal kecil sudah dilewati maka mulai lagi berpikir hal-hal yang maju, karena laki laki sudah jauh lebih mapan posisinya dalam organisasi ketimbang perempuan, mulai sekarang perempuan harus aktif dalam pengambilan keputusan di organisasi, mulai berbicara, mulai lah menjadi pemateri dan mulai menjadi pimpinan organisasi,” tutur Yunita.

“Sudah banyak bukti perempuan menjadi pemimpin, mulai dari organisasi mahasiswa hingga memimpin negara, maka dari itu kita tidak bisa menganggap perempuan sebagai pelengkap dalam organisasi, tetapi harus kita lihat bahwa perempuan dan laki-laki punya posisi yang sama atau setara dalam organisasi,” ujarnya lagi.

Yunitha menambahkan, sekarang ada sosok perempuan yang sudah berani tanggung jawab lebih, perempuan ini sebagai contoh awal dalam organisasi, ketika kau mampu jalankan dan hadapi apa yang akan kau lewati kedepannya, maka akan ada sosok-sosok perempuan lain yang ikut jejakmu, secara tidak langsung kau sudah jadikan dirimu sebagai panutan atau contoh terhadap perempuan lain yang ada dalam organisasi.

“Dari hal itu maka mari kita dorong bersama untuk mewujudkan hal itu, karena hal itu tidak bisa terwujud tanpa dorongan kita bersama dalam organisasi,” ajaknya.

“Sudah saat HIMIKOM UMI dipimpin sama perempuan, walaupun hari ini perempuan baru menjadi wakil ketua, tetapi hal sebagai langka awal untuk kita semua, kedepannya perempuan akan menjadi calon ketua bukan lagi wakil ketua ataupun bendahara tok,” tegasnya.

Andis, sapaan akrab Andi Istamuddin Nur mengajak seluruh anggota Himpunan Mahasiswa Ilmu Komunikasi UMI untuk memilih pasangan nomor urut 2.

“Mari kita pilih “Milik Yang Terbaik” sebagai pilihan kita bersama untuk HIMIKOM UMI jaya kedepannya,” seru Andis.

“Karena kita memilih pakai hati dan rasa maka timbul lah cinta kita terhadap pasangan nomor Urut 2 Andi Istamuddin Nur Calon Ketua Umum dan Yunita Azhari Calon Wakil Ketua Umum Himpunan Mahaiswa Ilmu Komunikasi Universitas Muslim Indonesia HIMIKOM UMI Periode 2018-2019,” tutupnya.

Berita Terkait