Hingga Selasa, Korban Luka Berat Akibat Bencana Sulteng Capai 2.549 Orang

Korban Gempa Palu
Korban luka-luka akibat bencana gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah saat ini dirawat di beberapa rumah sakit di Palu. (foto: voaindonesia.com)

Terkini.id, Palu – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merilis informasi terbaru terkait penaganan bencana gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah, Selasa, 9 Oktober 2018.

Berdasarkan data terbaru dari Kepala Pusat Data, Informasi dan Hubungan Masyarakat BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, hingga Selasa hari ini jumlah korban meninggal dunia sudah sebanyak 2.010 orang.

“Korban meninggal dunia 2.010 orang. Perinciannya 171 di Donggala, 1.601 di Palu, 222 di Sigi, 15 di Moutoung, dan 1 orang di Pasang Kayu,” kata Sutopo di kantor BNPB, Jakarta Timur, Selasa, 9 Oktober 2018.

Kebanyakan korban meninggal, kata Sutopo, akibat tertimpa puing-puing bangunan. Semua korban meninggal telah dimakamkan di beberapa TPU di Sulawesi Tengah.

“Pemakaman massal sebanyak 934 orang, pemakaman keluarga 1.075 orang,” terangnya.

Menarik untuk Anda:

Tak hanya korban meninggal, bencana dahsyat Sulawesi Tengah ini juga mengakibatkan puluhan ribu rumah dan bangunan rusak serta 2.549 orang mengalami luka berat.

“Sebanyak 2.549 orang luka berat yang di rawat di rumah sakit, dan 8.130 orang luka ringan,” ujar Sutopo.

Saat ini korban luka-luka, baik ringan maupun berat, sedang menjalani perawatan medis di beberapa puskesmas dan rumah sakit di Sulawesi Tengah, serta tenda medis di lokasi-lokasi pengungsian.

Hingga hari ke-11 pasca bencana, pihak BNPB bersama Tim SAR Gabungan dibantu TNI, Polri dan sejumlah relawan masih terus melakukan proses evakuasi dan pencarian korban di beberapa wilayah terdampak gempa.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Jika Agama Dihina, UAS: Wajib Kita Marah dan Mengamuk

Puji Kepemimpinan IDP, Aty Kodong: Bupati Lutra Luar Biasa Cerdas dan Merakyat

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar