Hotel Roa-roa Palu Rata dengan Tanah, Puluhan Tamu Belum Ditemukan

Gempa Palu
Hotel Roa-roa Palu rata dengan tanah. (foto: cnnindonesia.com)

Terkini.id – Gempa bumi berkekuatan 7,4 skala richter yang mengguncang Donggala dan Palu Sulawesi Tengah, Jumat 29 September 2018 Pukul 18.02 Wita yang disusul gelombang pasang tsunami setinggi 1,5-2 meter menghantam pesisir pantai Palu memakan korban jiwa yang begitu banyak.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BPNB) masih terus melakukan evakuasi dan pendataan terhadap korban gempa di Donggala dan Palu, Sulawesi Tengah.

BNPB juga telah mengeluarkan daftar sejumlah bangunan yang rusak akibat gempa dan tsunami yang terjadi di Palu dan Donggala.

Salah satu bangunan yang sangat parah hancur akibat terjangan gempa hebat dan tsunami itu adalah Hotel Roa-roa yang terletak di Jalan Pattimura, Palu. Hotel ini bahkan rata dengan tanah.

“Dilaporkan, di hotel yang memiliki 80 kamar itu terdapat 76 kamar yang sedang terisi oleh tamu hotel yang menginap,” ujar Kepala Pusat, Data, dan Informasi BNPB, Sutopo Purwo Nugroho dalam jumpa pers di kantor BNPB, dikutip dari Kompas, Sabtu, 29 September 2018.

BNPB juga mengungkapkan puluhan tamu yang menginap di hotel tersebut hingga saat ini berlum diketahui keberadaannya.

Hotel Roa-roa Palu
Hotel Roa-roa Palu. (foto: rajakamar.com)

Hotel ini merupakan hotel bintang tiga dengan delapan lantai. Akses yang ada di pusat kota menjadi keunggulan kota ini. Disebutkan bahwa hotel ini hanya berjarak 10 menit ke Bandara Mutiara Sis Aljufri dan juga dekat dengan pusat perbelanjaan serta Pantai Talise.

Berdasarkan data BNPB pada Sabtu pukul 13.00 WITA, jumlah korban tewas akibat gempa dan tsunami di Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah sudah mencapai 384 orang.

Berita Terkait